Berita

Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum/Ist

Politik

Anas Urbaningrum: Terminologi Oposisi Makin Bikin Ngeri

JUMAT, 17 MEI 2024 | 04:29 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dinamika politik Indonesia ke depan bakal diwarnai kekuatan yang minim oposisi. Koalisi pemerintah diprediksi akan besar dan terlihat dari gemuknya kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Hal tersebut menyedot perhatian Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum. Menurut dia, itu terjadi akibat tingginya transaksional politik dalam Pemilu.
 
“Ketika politik makin padat modal dan pemilu kian berwajah lautan amplop, maka terminologi oposisi makin bikin ngeri. Menjadi hantu yang harus dihindar-jauhi,” ujar Anas dalam akun media X pribadinya, Kamis (16/5).


Lanjut mantan politisi Demokrat tersebut, menjadi oposisi identik dengan minimnya proyek untuk mendanai aktivitas politik mendatang.

“Sebab menjadi oposisi lalu diartikan sebagai musim kemarau dan tempat yang asing dari sumber2 logistik atau percetakan amplop,” jelasnya.

Mantan Ketua Umum PB HMI itu juga menyoroti mentalitas oposis yang rentan karena tak mau ambil risiko menjadi sasaran tembak.

“Mentalitas oposisi ringkih karena dinilai “ora aji” dan “ora melu mukti”. Apalagi prakteknya, acapkali oposisi memang harus menyiapkan diri untuk diperlakukan tidak patut, dan bahkan “dikuyo-kuyo”,” ungkap Anas.

“Artinya, memilih oposisi adalah memasuki episode mimpi buruk politik. Tentu tidak ada partai dan atau politisi yang bercita-cita menekuni episode ini. Kecuali terpaksa,” pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya