Berita

Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Fadil Imran/Ist

Presisi

TNI-Polri Siapkan 3 Ring Pengamanan di KTT WWF ke-10

JUMAT, 17 MEI 2024 | 01:40 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pengamanan gelaran World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali pada 18–25 Mei 2024 dilakukan terpadu dengan sinergitas tiga unsur, yakni Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian RI (Polri), dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Pengamanan pada ring 1 akan dilakukan Paspampres, ring 2 oleh TNI, dan ring 3 akan dilakukan Polri termasuk untuk tamu very important person (VIP) beserta kegiatan lainnya di luar forum utama.

Hal itu ditegaskan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Fadil Imran selaku Kepala Operasi Puri Agung 2024 saat memimpin apel gelar pasukan di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar Bali, beberapa waktu lalu.


"Konsep ini biasa dilakukan dengan teman-teman TNI. TNI membentuk satgas dan kami menggelar Operasi Puri Agung," kata Komjen Fadil dalam keterangannya yang diterima redaksi, Kamis malam (16/5).

Sebelum apel gelar pasukan pun TNI dan Polri dikatakannya telah melakukan beberapa kegiatan seperti rapat personel yang sifatnya detail, Tactical Floor Game (TFG) dan latihan praoperasi.

“Hari ini gelar pasukan mengecek kesiapan personel dan peralatan mengamankan acara," jelasnya.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini mengatakan, World Water Forum ke-10 merupakan kegiatan yang sangat penting karena membicarakan isu dan persoalan air secara global. Menurutnya isu air, pangan, dan energi merupakan isu krusial untuk saat ini dimana dunia harus satu suara.

"Polri melibatkan 5.791 personel dengan dilengkapi command center diharapkan lebih optimal pelaksanaan tugas," ujarnya.

Petugas di lapangan dikatakannya telah menerima jadwal kedatangan peserta dan tamu negara. Nantinya akan ada tim pengawalan, rute, patroli dan parkir (Walrolakir) yang mengawal dan mengantar dari bandara menuju tempat registrasi dan akomodasi.

"Kepala negara tiba tanggal 18 ada tim yang menerima dan Polri dilibatkan sebagai petugas pengawal tamu VVIP. Ring 3 melakukan pengamanan sterilisasi dimana nanti ada unit K9, polisi pariwisata, polisi obvit, sabhara yang bertugas memberikan rasa aman dan nyaman," bebernya.

Dia pun mengimbau agar semua pihak tetap menjaga suasana kondusif selama penyelenggaraan World Water Forum dan memaklumi jika nanti akan ada pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas yang sifatnya situasional.

"Kegiatan ini kita tak mau mengganggu aktivitas wisata yang menjadi urat nadi ekonomi Bali. Kami ingin jadikan contoh ada event tak ada gangguan tapi ada dampak buat masyarakat," jelasnya lagi.

Meski begitu Fadil Imran berharap masyarakat bisa memanfaatkan momentum dari sekitar 17 ribu peserta akan hadir, yang sudah tentu berdampak pada perekonomian masyarakat Bali.

"Mudah-mudahan balancing keduanya antara perekonomian menggeliat dan isu air bisa membawa kesejahteraan bagi kita semua," imbuh dia.

Saat yang sama Pangkogabwilhan II Marsekal Madya TNI Muhammad Khairil Lubis mengatakan World Water Forum telah berlangsung sejak beberapa tahun sebelumnya, yang mana tahun ini Indonesia menjadi tuan rumah, sehingga harus bisa memberikan yang terbaik.

"Dengan sistem keamanan yang TNI Polri lakukan, yang sudah ada pembagiannya dengan kekuatan alutsista yang dikerahkan, dapat berjalan dengan aman dan lancar dengan kita tetap mengantisipasi adanya gangguan sekecil apapun," pungkas Khairil.

Hadirnya beberapa kepala negara, dikatakannya akan turut mempercepat kesepakatan penyelesaian masalah air untuk kesejahteraan masyarakat dunia.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya