Berita

Kejaksaan Agung RI/Net

Politik

Kejaksaan Dipercaya Publik Berkat Penanganan Kasus Besar

RABU, 15 MEI 2024 | 19:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kepercayaan publik terhadap kinerja Kejaksaan mengalami peningkatan sebagaimana hasil survei Polling Institute.

Pada survei September 2023, kepercayaan publik terhadap kinerja Kejaksaan hanya mencapai 57 persen. Namun di survei akhir April 2024, angkanya naik menjadi 75 persen.

Kenaikan kepercayaan publik ini terjadi karena banyak kasus besar yang kini ditangani Kejaksaan, salah satunya dugaan korupsi tata niaga timah yang kini masih berproses.


"Memang tren Kejaksaan ini naik cukup kencang dari bulan September (2023) seiring banyaknya penanganan kasus korupsi raksasa yang ditangani," kata Peneliti Utama Polling Institute, Kennedy Muslim saat memaparkan hasil survei Polling Institute secara daring, Rabu (15/5).

Hal senada disampaikan pakar hukum pidana Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Suparji Achmad. Menurutnya, performa Kejaksaan lebih menonjol dibanding lembaga penegak hukum lain.

"Saya kira tidak lepas dari penangan kasus-kasus besar, yang kemudian menarik pemberitaan masyarakat. Bisa dicek, bagaimana indeks pemberitaan di media antara Kejaksaan, Kepolisian, KPK. Pemberitaan yang positif ya," jelas Suparji.

Suparji bahkan menduga, tren Kejaksaan ini turut berdampak terhadap kepercayaan publik kepada Presiden Joko Widodo. Di mana dalam survei yang sama, approval rating Jokowi mencapai 77,1 persen.

"Dalam pandangan saya, yang memiliki kontribusi besar terhadap kinerja presiden adalah kinerja Kejaksaan Agung. Akhirnya masyarakat percaya pada Kejaksaan dan percaya pada Presiden," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya