Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

IHSG Dan Rupiah Kembali Melemah, Pelaku Pasar Waspadai Pidato Gubernur The FED

SELASA, 14 MEI 2024 | 22:38 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Harga emas mengalami kenaikan seakan memberikan gambaran bahwa Gubernur Bank Sentral AS kemungkinan akan memberikan sinyal dovish dalam pidatonya malam nanti. Harga emas ditransaksikan menguat dikisaran $2.347 per ons troy pada perdagangan sore hari ini. Meski demikian, kinerja pasar keuangan di tanah air justru ditutup di zona merah.

 

Data penjualan ritel pada bulan maret mengalami kenaikan menjadi 9.3%, namun tidak mampu mendorong penguatan pada kinerja IHSG maupun Rupiah pada hari ini. IHSG ditutup melemah 0.22% di level 7.083,76.


“Walaupun melemah, asing tercatat membukukan transaksi beli bersih senilai 903 milyar pada perdagangan hari ini,” kata pengamat ekonomi, Gunawan Benjamin, Selasa (14/5).

 

Sementara itu, mata uang rupiah juga ditutup melemah di level 16.095 per US Dolar. Bahkan Rupiah sempat melemah hingga ke level 16.130 per US Dolar selama sesi perdagangan hari ini. Rupiah mampu mengurangi kerugiannya, meskipun tetap melemah dibandingkan penutupan perdagangan sehari sebelumnya.

“Tekanan Rupiah bisa saja mengalami peningkatan jika sinyal hawkish justru digaungkan oleh Bank Sentral AS,” ujarnya.

 

Dari sejumlah indikator keuangan di pasar keuangan Negara lain. Terpantau pasar keuangan bergerak sideways di sesi perdagangan sore. Pasar mengambil posisi wait and see hingga pidator Gubernur The FED dan rilis data inflasi di pekan ini dipublikasikan. Ketidakpastian kembali menyelimuti pasar ditengah munculnya spekulasi bahwa The FED masih mungkin menaikkan bunga acuannya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya