Berita

Dua kapal perang AL India tiba di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia, Minggu (12/5)./ANI

Dunia

Kapal Perang India Tiba di Malaysia, Perkuat Kerjasama Pertahanan di Tengah Pergolakan

MINGGU, 12 MEI 2024 | 23:24 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Kapal perang Angkatan Laut India, INS Delhi dan INS Shakti, tiba di Kota Kinabalu, Malaysia, hari Minggu (12/5). Ini merupakan bagian dari dari Pengerahan Operasional Angkatan Laut India ke Laut China Selatan yang bergolak.

AL Kerajaan Malaysia dan Komisi Tinggi India di Malaysia menyambut kehadiran kapal perang AL India itu.

Dalam sebuah pernyataan, AL India menyatakan, kapal perang Delhi dan Shakti di bawah komando Perwira Bendera Komandan Armada Timur, R Laksamana Rajesh Dhankhar, selama kunjungan akan terlibat dalam berbagai interaksi profesional dengan AL Malaysia, termasuk sesi Subject Matter Expert Exchange (SMEE), yoga, perlengkapan olahraga, dan kunjungan lintas dek yang bertujuan untuk lebih memperkuat kerja sama dan pemahaman timbal balik antara AL kedua negara.


Setelah kunjungan pelabuhan selesai, kapal Angkatan Laut India akan berpartisipasi dalam Latihan Kemitraan Maritim (MPX)/PASSEX di laut dengan kapal Angkatan Laut Kerajaan Malaysia. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat interoperabilitas antara kedua Angkatan Laut, seperti yang ditegaskan kembali pada MILAN 2024 dan Ex Samudra Lakshmana 2024 yang baru saja berakhir.

“Kunjungan ini akan semakin memperkuat persahabatan dan kerja sama jangka panjang antara kedua tetangga maritim tersebut melalui serangkaian keterlibatan dan kegiatan. Pengerahan kapal perang AL India ke wilayah penting ini juga menyoroti keteguhan AL India menjalankan kebijakan “Act to the East” atau “Bertindak ke Timur” dan Security and Growth for all in the Region (SAGAR) dari Pemerintah India."

Menurut pernyataan itu, INS Delhi adalah kapal perusak berpeluru kendali kelas Project-15 pertama yang dirancang dan dibangun di dalam negeri. Sementara INS Shakti adalah Kapal Pendukung Armada. Kedua kapal tersebut merupakan bagian dari Armada Timur Angkatan Laut India.

Baru-baru ini, INS Delhi, INS Shakti dan INS Kiltan melakukan kunjungan empat hari di Singapura dari tanggal 6 hingga 9 Mei. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan hubungan bilateral, membahas bidang-bidang yang menjadi kepentingan dan kerja sama bersama, dan menegaskan kembali komitmen untuk meningkatkan keamanan maritim. dan stabilitas di kawasan.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari Pengerahan Operasional Armada Timur Angkatan Laut India ke Laut China Selatan,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan. Laksamana Muda Rajesh Dhankhar, Perwira Bendera Komandan Armada Timur dan Perwira Komandan kapal berinteraksi dengan Komandan Armada Angkatan Laut Republik Singapura, di Markas Besar Angkatan Laut Singapura.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya