Berita

Menteri Pertahanan yang juga presiden terpilih, Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Menteri Pertanahan Harus dari Kalangan Profesional

SABTU, 11 MEI 2024 | 13:09 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menteri Pertahanan harus dipimpin sosok profesional, yang paham betul dengan dunia pertahanan.

Pernyataan itu disampaikan pengamat politik Citra Institute, Efriza, terkait sosok yang kelak menggantikan Prabowo Subianto yang terpilih sebagai presiden mendatang.

Kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (11/5), Efriza mengatakan, banyak sosok yang layak menjadi Menhan, tetapi yang paling layak adalah sosok yang paham betul dengan dunia pertahanan.


"Yang dipilih harus yang benar-benar memahami konsep pertahanan," tambahnya.

Jabatan Menhan tidak untuk mahar politik, apalagi jadi bancakan lobi-lobi antar partai politik dengan presiden terpilih.

"Jabatan Menhan jangan jadi bahan negosiasi, tawar-menawar kepentingan politik semata, sebab menyangkut isu strategis, menghadirkan pertahanan dan keamanan negara, dan mencegah ancaman dari luar," tambahnya.

Dosen ilmu pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam) itu menyarankan kepada Prabowo-Gibran agar memilih orang yang tepat, dari kalangan profesional.

"Jangan diberikan kepada orang-orang pragmatis hanya karena dukungan politik semata," tutup Efriza.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya