Berita

Juru bicara Gedung Putih John Kirby/Net

Dunia

AS: Hamas Tidak akan Musnah jika Israel Serang Rafah

JUMAT, 10 MEI 2024 | 09:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Invasi darat yang akan dilancarkan Israel ke kota Rafah, diyakini tidak akan mampu menumpas Hamas hingga ke akarnya.

Begitu yang disampaikan oleh juru bicara Gedung Putih John Kirby dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Middle East Monitor pada Jumat (10/5).

Kirby menyebut operasi militer besar-besaran di Rafah bukanlah satu-satunya cara mengalahkan Hamas. Menurutnya ada langkah lain yang dapat diambil daripada membahayakan ratusan ribu pengungsi di Gaza Selatan.


"Menurut pandangannya, menghancurkan Rafah tidak akan mencapai tujuan tersebut,” tegasnya.

Kirby menegaskan bahwa desakan menghentikan invasi Rafah tidak berarti AS meninggalkan Israel. Dukungan akan tetap diberikan.

"Argumen bahwa kita akan menjauh dari Israel, atau kita tidak bersedia membantu mereka mengalahkan Hamas, tidak sesuai dengan fakta," ujar Kirby.

Kirby mengatakan konsultasi AS-Israel sedang berlangsung mengenai alternatif selain operasi darat besar-besaran di Rafah.

"Itu adalah pilihan yang harus diambil Israel. Kami berharap hal ini tidak terjadi," tambahnya.

Pejabat Israel yang anonim mengatakan bahwa putaran negosiasi di Kairo kemungkinan berakhir nihil. Untuk itu pasukan pertahanan IDF akan melanjutkan operasinya di Rafah sesuai rencana.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya