Berita

Presiden terpilih Prabowo Subianto/Net

Pertahanan

Ini Kriteria Menhan di Era Pemerintahan Prabowo

KAMIS, 09 MEI 2024 | 22:06 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sosok Menteri Pertahanan (Menhan) yang akan menjabat di era Presiden terpilih 2024, Prabowo Subianto diperkirakan tidak mudah. Beberapa kriteria yang ideal disampaikan sejumlah pihak.

Pengamat politik dari Citra Institute Efriza menilai, Prabowo sebagai presiden terpilih memang harus mencari Menhan yang tepat. Sebab tantangannya adalah harus menjalankan kebijakan strategis berkelanjutan dari Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

"Menhan juga menunjukkan kelanjutan dari program yang sudah dibangunkembangkan di kepemimpinan Prabowo sebagai Menhan untuk diteruskan oleh yang berikutnya di kepemimpinan dirinya sebagai presiden," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (9/5).


Dosen ilmu pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam) itu mengamati, terdapat beberapa program keberlanjutan di era Jokowi yang harus dikawal Menhan selanjutnya di era Prabowo.

"Salah satunya program IKN yang juga memang membutuhkan Menhan yang jelas-jelas langsung bisa bekerja. Bukan Menhan yang yang masih memilah dan memilih skala prioritas," tuturnya.

Oleh karena itu, Efriza memandang kriteria yang cocok untuk menjadi Menhan di era Prabowo utamanya harus mengerti keberlanjutan pembangunan yang dilakukan pemerintahan Jokowi.

"Yang dibutuhkan adalah sosok yang mengenal maupun yang telah bekerjasama dengan Presiden Jokowi maupun Presiden terpilih Prabowo. Ini menunjukkan ia memahami suasana kebatinan dari salah satunya Program IKN sebagai bagian dari program berkelanjutan yang diharapkan oleh Prabowo," urainya.

"Kedua, Menhan yang dibutuhkan oleh Prabowo adalah yang memahami bukan saja mengenai pertahanan dan keamanan, tetapi lebih dari itu seorang sosok Menhan yang memahami diplomasi antar negara sebab ini adalah bagian dari menghadapi perkembangan globalisasi," sambung Efriza.

Selain itu, dia juga mendorong agar Menhan era Prabowo nanti juga dapat meningkatkan alutsista maupun kesejahteraan dari para militer aktif di Indonesia.

"Oleh sebab itu, jabatan Menhan bukan saja dinilai sebagai sekadar jabatan mengatur wilayah, pertahanan dan keamanan, tetapi juga pemilihan pemangku jabatan ini sebagai tantangan sekaligus pembuktian bahwa program berkelanjutan yang digelorakan oleh Prabowo benar-benar selaras, harmonis, dengan program pemerintahan Jokowi sebelumnya," demikian Efriza menambahkan.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya