Berita

Jaro Ade diusung Golkar, PAN, dan Demokrat melalui MoU di Hotel Beth Kesegaran Theresia, Jalan Raya Gunung Geulis Golf 103 Pasir Angin, Gadog, Bogor, Kamis (9/5)/Ist

Politik

Pilbub Bogor 2024

Golkar, PAN dan Demokrat Teken MoU Usung Jaro Ade

KAMIS, 09 MEI 2024 | 17:22 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Langkah konkret diambil DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor, untuk mengusung Jaro Ade sebagai calon bupati dalam Pilkada 2024 mendatang.

Usai melakukan silaturahmi politik kepada seluruh partai politik di Kabupaten Bogor, kali ini partai Golkar langsung melakukan penandatanganan MoU dengan dua partai yakni PAN dan Partai Demokrat.

Penandatanganan MoU Koalisi Pilkada Serentak 2024 antara DPD Partai Golkar, DPD PAN dan DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor berlangsung di Hotel Beth Kesegaran Theresia, Jalan Raya Gunung Geulis Golf 103 Pasir Angin, Gadog, Bogor, Kamis (9/5).


"Ini adalah tahap awal, langkah besar yang diambil Golkar dan inilah awal perjuangan dan modal besar untuk kemajuan Kabupaten Bogor," ujar Ketua DPD PG Kabupaten Bogor, Wawan Haikal Kurdi.

Wanhay akrab disapa optimis bahwa Partai Golkar, PAN dan Partai Demokrat bisa memenangkan Pilkada Kabupaten Bogor yang akan berlangsung pada November 2024 mendatang.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Kabupaten Bogor, Arif Apdi sepakat bahwa MoU ini adalah langkah titik awal yang baik dan untuk Koalisi antara Golkar, PAN dan Demokrat untuk memenangkan Jaro Ade.

"Mulai dari hari ini, kita sudah mulai bergerak menuju langkah-langkah berikutnya untuk mengawal dan memenangkan Jaro Ade jadi bupati Bogor," tegasnya.

Senada dengan dua pimpinan partai (PAN dan Golkar), Ketua DPC Partai Demokrat, Dede Chandra Sasmita pun sepakat dan siap bersama-sama mengawal dan menjadikan Jaro Ade menjadi bupati Bogor.

"Saya meminta kepada Jaro Ade agar jangan pernah melupakan partai pengusung pada Pilkada 2028 lalu. Pilkada kali ini 2024, kami ( Partai Demokrat, red) tentunya siap melakukan penandatanganan MoU kembali dengan Golkar," kata pria yang akrab disapa Decan itu.

Takdir yang belum terjadi 2028 lalu tentunya menjadi pelajaran penting bagi Koalisi ini. Untuk Pilkada 2024 Partai Demokrat akan kembali total memenangkan Jaro Ade.

"Saya instruksikan kepada seluruh anggota dewan dari Partai Demokrat, wajib dan total mendorong, memenangkan Jaro Ade jadi bupati Bogor, di setiap TPS masing-masing wajib menang telak," ungkap Decan.

Sementara itu, Calon Bupati Bogor Jaro Ade mengapresiasi penandatangan MoU yang dilakukan Partai Golkar, PAN dan Partai Demokrat, yang mengawali dan menginisiasi untuk berkoalisi dalam Pilkada Kabupaten Bogor 2024.

"Ini adalah komitmen awal antara Partai Golkar, PAN dan Partai Demokrat, bukan hanya untuk memenangkan Jaro Ade jadi bupati Bogor, tapi untuk bersama - sama membangun Kabupaten Bogor," kata Jaro Ade.

Kendati demikian, Jaro Ade mengajak agar menghormati  proses dan tahapan - tahapan yang sedang dilakukan Partai Demokrat yang sedang melakukan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Bogor 2024.

"Bukan hanya partai Demkorat, saya juga meminta Golkar dan PAN untuk menghormati proses dan tahapan-tahapan partai lain yang juga sedang melakukan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Bogor," imbuhnya.

"Semua kandidat memiliki hak yang sama untuk mendaftarkan diri ke semua partai politik sebagai calon bupati atau calon wakil bupati Bogor, termasuk beberapa nama yang sudah mendaftar di Partai Demokrat," bebernya.

Di akhir pidatonya, Jaro Ade minta kepada Partai Golkar, PAN dan Partai Demokrat untuk secepatnya melakukan komunikasi politik dengan partai lain.

"Ayo kita ajak partai lain untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bogor," pungkas Jaro Ade.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya