Berita

Hendrar Prihadi dan Tri Rismaharini diyakini akan jadi dua jagoan PDIP dalam Pilgub Jateng dan Pilgub Jakarta 2024/Net

Politik

PDIP Diyakini Siapkan Tri Rismaharini dan Hendrar Prihadi untuk Pilkada 2024

KAMIS, 09 MEI 2024 | 13:57 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diyakini akan mendorong dua kader terbaiknya untuk bertarung pada Pemilihan Gubernur 2024. yaitu Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini di Pilgub Jakarta dan mantan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, di Pilgub Jawa Tengah.

Menurut pengamat politik dari Motion Cipta Matrix, Wildan Hakim, para mantan kepala daerah berpeluang besar mengikuti kontestasi Pilgub Jakarta. Popularitas dan klaim lebih merakyat menjadi dua pondasi penting untuk meraih kemenangan.

Sebagaimana informasi yang beredar, kata Wildan, PDIP sedang mempertimbangkan tiga nama kadernya untuk Pilkada 2024. Mereka adalah Tri Rismaharini, Abdullah Azwar Anas, dan Hendrar Prihadi.


"Figur ketiganya menarik, karena sama-sama pernah menjadi kepala daerah di level kabupaten atau kota. PDIP mungkin akan lebih mendorong Risma maju sebagai Cagub Jakarta ketimbang memilih Azwar Anas dan Hendrar Prihadi," papar Wildan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (9/5).

Sementara itu, lanjut dosen Ilmu Komunikasi Universitas Al Azhar Indonesia ini, sosok Hendrar Prihadi lebih berpeluang menang saat maju sebagai Cagub Jateng.

"Sebagai kader PDIP, Mas Hendrar bisa memainkan klaim sebagai penerus Ganjar Pranowo. Artinya, sosok Hendrar Prihadi lebih menjual di Jawa Tengah dibandingkan di Jakarta," pungkas Wildan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya