Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani/Net

Bisnis

Ekonom Ungkap Kriteria Ini Cocok Jadi Menteri Keuangan di Kabinet Prabowo-Gibran

RABU, 08 MEI 2024 | 21:54 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam menghadapi tantangan ekonomi global, pasangan presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka diharapkan dapat memilih menteri keuangan yang berpengalaman dan kompeten dalam bidang ekonomi.

Pernyataan ini disampaikan oleh Senior Ekonom INDEF, Tauhid Ahmad, saat ditanya mengenai kriteria yang tepat untuk menduduki posisi bendahara negara, jelang lengsernya Sri Mulyani.

"(Sosok menteri keuangan) diharapkan memiliki pengalaman yang cukup mumpuni dalam bidang ekonomi makro, kebijakan fiskal dan moneter, sektor riil serta memahami bagaimana ekonomi bekerja," kata Ahmad, kepada Kantor Berita Politik RMOL pada Rabu (8/5).


Menurutnya, Menteri Keuangan yang baru juga harus mampu menciptakan terobosan baru dalam mengatasi masalah ekonomi yang dihadapi negara, terutama dalam menghadapi tantangan global.

"Memiliki terobosan dan gagasan di saat negara dalam kondisi kritis, resesi maupun pelemahan ekonomi yang sangat fundamental," sambungnya.

Selain itu, Ahmad menegaskan bahwa calon menteri itu harus mampu meningkatkan penerimaan negara secara signifikan dan mengendalikan belanja negara agar tetap berada dalam batas defisit fiskal yang wajar.

Adapun dalam memperkuat perekonomian domestik, menteri keuangan yang baru diharap dapat meyakinkan pasar dan investor terkait kinerjanya yang dapat menumbuhkan ekonomi RI selama ia menjabat.

"Menkeu juga diharap mampu meyakinkan market bahwa kapabilitasnya dapat membawa stabilitas ekonomi jangka pendek, menengah dan panjang," pungkasnya.

Kriteria tersebut, kata Ahmad menjadi kriteria yang ideal untuk mengisi posisi Menkeu di kabinet selanjutnya di tengah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berhasil tumbuh 5,11 persen pada kuartal I 2024.

Angka itu menjadi yang tertinggi dalam lima tahun, dan diyakini akan semakin meningkat pada akhir kuartal terakhir.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya