Berita

India’s External Affairs Minister S. Jaishankar meets with Maldives Foreign Minister Moosa Zameer, in Kampala on 19 January in 2024/ANI

Dunia

Menlu Maladewa Datangi India di Tengah Ketegangan Hubungan

RABU, 08 MEI 2024 | 15:56 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Di tengah ketegangan hubungan Maladewa dan India, Menteri Luar Negeri Maladewa Moosa Zameer mengumumkan rencana perjalannya ke New Delhi yang akan dilakukan hari Kamis (8/5). Dalam kunjungan yang berlangsung hingga Sabtu (10/5) itu, Moosa Zameer akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar.

Keduanya akan mendiskusikan kemitraan jangka panjang India-Maladewa.

“Menteri Luar Negeri Yang Mulia Moosa Zameer akan melakukan Kunjungan Resmi ke India pada tanggal 8 hingga 10 Mei 2024,” tulis Kementerian Luar Negeri Maladewa dalam rilisnya.


“Selama kunjungan tersebut, Menteri Zameer akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri India Dr S. Jaishankar dan mengadakan diskusi untuk memperdalam dan memperluas kemitraan jangka panjang antara Maladewa dan India,” tambah keterangan itu.

Injungan resmi pertama Menteri Luar Negeri Zameer ke India sejak menjabat. Kunjungan tersebut dilakukan ketika India menyatakan akan mengganti personel militernya dari Maladewa sebelum 10 Mei.

Pada tanggal 3 Mei, India dan Maladewa mengadakan pertemuan Kelompok Inti Tingkat Tinggi keempat dan meninjau penggantian personel militer India dari negara kepulauan tersebut pada tanggal 10 Mei dan mencatat bahwa pemerintah akan mengganti personel militer sebelum waktu yang ditentukan. Sebelumnya, pemerintah Maladewa yang dipimpin Mohamed Muizzu secara resmi meminta agar India menarik pasukannya dari Male.

Kementerian Luar Negeri Maladewa mengatakan dalam siaran persnya bahwa kedua belah pihak meninjau ulang kerja sama bilateral yang sudah ada.

“Diskusi diadakan mengenai berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama, termasuk kerjasama pembangunan dan pertahanan. Kedua belah pihak menyatakan dengan puas bahwa Pemerintah India akan mengganti personel militer di tiga platform penerbangan terakhir pada 10 Mei, dan semua pengaturan logistik berjalan sesuai jadwal,” tambah siaran pers tersebut.

Selanjutnya disepakati bahwa pertemuan Kelompok Inti Tingkat Tinggi kelima akan diadakan di Male pada tanggal yang disepakati bersama selama bulan Juni atau Juli mendatang.

Bulan lalu, Kementerian Luar Negeri India mengatakan gelombang pertama personel India di Maladewa telah digantikan oleh personel teknis.

Kemlu India sebelumnya menginformasikan bahwa India dan Maladewa telah menyepakati serangkaian solusi yang dapat diterapkan bersama untuk memungkinkan kelanjutan pengoperasian platform penerbangan India yang menyediakan layanan evakuasi kemanusiaan dan medis kepada masyarakat Maladewa. Bulan lalu, Kemlu India mengatakan gelombang pertama personel teknis India telah mencapai Maladewa untuk menggantikan personel pertahanan.

India dan Maladewa telah mengadakan dua pertemuan kelompok inti tingkat tinggi, dan pertemuan ketiga diperkirakan akan segera diadakan. Pengusiran pasukan India dari negara itu merupakan kampanye pemilu utama partai Muizzu.

Saat ini, terdapat sekitar 70 tentara India, bersama dengan pesawat patroli maritim Dornier 228 dan dua helikopter HAL Dhruv, yang ditempatkan di Maladewa.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya