Berita

Asops Kapolri, Irjen Verdianto I Bitticaca saat menyematkan penghargaan berupa Pin Emas Kapolri dan promosi sekolah kedinasan hingga Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB)/Ist

Presisi

Personel Berprestasi Polres Pegunungan Bintang Peroleh Pin Emas

RABU, 08 MEI 2024 | 09:07 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberi penghargaan berupa Pin Emas Kapolri, promosi sekolah, hingga Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada sejumlah polisi di Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Rilis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (8/5), menyebutkan, penghargaan diberikan langsung oleh Asops Kapolri, Irjen Verdianto I Bitticaca, di Mako Polres Pegunungan Bintang, Papua.

Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Dedi Prasetyo, kepada wartawan mengatakan, upacara pemberian penghargaan diikuti personel Brimob Polda Sulteng, Satgas Operasi Damai Cartenz, personel Brimob Den A Polda Papua, gabungan personel Polres Pegunungan Bintang, Kelompok Gabungan Intel, Reskrim dan Res Narkoba, serta personel Polda Papua.


Mereka yang mendapat penghargaan adalah lima personel berhak atas KPLB, satu personel mendapat penghargaan promosi Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen), dua personel promosi Sekolah Inspektur Polisi (SIP), dan tiga personel mendapat Pin Emas Kapolri.

Personel yang mendapat KPLB adalah Brigpol Arman Rante Limbong, Briptu Melkias Petrus Sada Tapu, Bripda Hajai Pulalo, Bripda Hamow Yosua Yapsenang, dan Bripda Riyan Capri Zona.

Untuk penerima promosi pendidikan Sespimmen Tahun Ajaran 2025 adalah Kompol Micha Toding Potty. Sedangkan personel yang menerima penghargaan promosi SIP Tahun Ajaran 2025 yakni Bripka Natalius Kalep Paisei dan Bripka Randy Christian Korwa.

Personel penerima Pin Emas Kapolri adalah AKP Nama Menase Sayori, Iptu Sutokit, dan Iptu Jarwo Sasmito.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya