Berita

Gedung Sky Cross Binjai/Ist

Politik

Sandy Irawan: Kawasan Ekonomi Binjai Malfungsi!

SELASA, 07 MEI 2024 | 20:22 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Sejumlah bangunan dan kawasan aset ekonomi milik pemerintah Kota Binjai sepertinya mengalami malfungsi.

Hal itu disampaikan pengusaha muda Sandy Irawan kepada RMOLSumut saat mengomentari sejumlah kawasan perekonomian yang gagal beroperasi.

"Sejumlah kawasan bernilai ekonomis milik Pemko Binjai patut diduga malfungsi. Padahal mestinya pemanfaatan kawasan bisnis tersebut bisa mendongkrak perekonomian di kota ini," kata Sandy, Selasa (7/5).


Sandy memaparkan, mestinya kawasan pasar modern Rambung dan Sky Cross bisa dimaksimalkan dan dimanfaatkan pedagang. Sehingga perputaran ekonomi dari tempat ini bisa menambah pundi-pundi pendapatan Kota Binjai.

"Ini kan soal strategi untuk menarik dan meramaikan sejumlah kawasan ekonomi yang belum maksimal itu. Pemko sebetulnya punya kemampuan untuk membuat kebijakan dan menjalankannya, sehingga gairah pedagang muncul," lanjut Sandi.

Dikatakan pemuda berdarah Tionghoa ini, Binjai merupakan kawasan bisnis yang cukup strategis. Mengingat lokasi dan geografi yang menguntungkan baik masyarakat serta Pemerintah Kota.

"Kreatifitas Pemko mutlak diperlukan. Karena Binjai memang berdiri di antara kota, kabupaten bahkan provinsi tetangga. Tata kelola dan kebijakan tentang kawasan ekonomi mestinya menjadi prioritas," demikian Sandi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya