Berita

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung/RMOLJabar

Politik

Kans Lebih Besar, Golkar Dorong RK Tetap Maju di Pilgub Jabar

SELASA, 07 MEI 2024 | 09:43 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Partai Golkar mendorong Ridwan Kamil tetap maju pada Pilgub Jawa Barat, ketimbang berkontestasi di Jakarta.

Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, di Hotel El Royale, Kota Bandung, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (7/5).

"Jadi, kalau mau hitung-hitungan pasti, kami (DPP) juga sama pandangannya dengan DPD Jawa Barat, lebih mendorong Ridwan Kamil di Jawa Barat aja," tegas Ahmad Doli.


Alasannya, berdasar survei, masyarakat Jabar cukup puas dengan kinerja Ridwan Kamil. Selain itu, masih ada program-program yang belum tuntas di periode pertama, sehingga harus dituntaskan di periode kedua.

"Kami memandang, apa yang sudah diagendakan di Jabar, yang sudah diinginkan masyarakat Jabar, ya sebaiknya diteruskan," jelasnya.

Dia memandang Ridwan Kamil lebih berpeluang besar memenangkan kembali kontestasi Pilgub Jabar, dibanding Jakarta.

"Harapan masyarakat Jabar tinggi, artinya dukungan terhadap Ridwan Kamil juga tinggi. Jadi peluang menang di Jabar lebih besar, dibanding di tempat lain, misalnya Jakarta, yang kita gak tau lawannya siapa," tambahnya.

Senada, Ketua DPD Partai Golkar Jabar, Tubagus Ace Hasan Syadzily, meminta Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto, agar tak mengirim Ridwan Kamil ke Pilkada Jakarta.

"Kami sudah pleno, dan untuk (Pilgub) Jawa Barat kami usulkan satu nama, bapak Ridwan Kamil," tegas Kang Ace.

"Jadi kami mohon kepada bapak ketua umum, kiranya bapak Ridwan Kamil tidak dikirimkan ke (Pilgub) Jakarta, tetap di Jabar saja," pintanya.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya