Berita

Wakil Duta Besar Norwegia Martine Aamdal Bottheim dan Sekretaris Persatuan Kesehatan Apurva Chandra menandatangani MoU NIPI tahap 4, Kamis (2/5) di New Delhi./Daily Hunt

Dunia

Norwegia Perkuat Dukungan Kesehatan untuk Ibu, Bayi, dan Anak India

SABTU, 04 MEI 2024 | 19:17 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Norwegia dan India memperkuat kerjasama di bidang kesehatan yang ditandai dengan penandatanganan Inisiatif Kemitraan Norwegia India (NIPI) tahap 4 oleh Sekretaris Persatuan Kesehatan Apurva Chandra dan Wakil Duta Besar Norwegia Martine Aamdal Bottheim hari Kamis kemarin (2/5) di New Delhi.

Berdasarkan inisiatif yang dimulai pada tahun 2006 itu berbagai negara bagian di India termasuk Odisha, Bihar, Rajasthan, Madhya Pradesh serta UT Jammu dan Kashmir menerima dukungan untuk menambah fasilitas dalam hal layanan kesehatan ibu dan anak.

Di bawah NIPI, kedua negara melakukan upaya berkelanjutan untuk mengurangi angka kematian Ibu, bayi baru lahir, dan anak di India. NIPI memberikan dukungan strategis, katalitik dan inovatif kepada Misi Kesehatan Nasional India dengan menguji intervensi terukur di empat negara bagian dengan fokus utama yaitu Bihar, Odisha, Madhya Pradesh dan Rajasthan serta UT Jammu dan Kashmir.


Dua fase pertama NIPI (2006-17) sangat sukses dan Pemerintah India dan Norwegia sepakat mengenai hasil NIPI yang efektif dan positif serta perlunya melanjutkan kemitraan ini lebih jauh.

NIPI tahap 3 dibangun berdasarkan pengalaman pada NIPI tahap 1 dan tahap 2. Fase ini akan diperluas ke kabupaten-kabupaten yang memiliki aspirasi dan juga membangun pusat inovasi. Praktik terbaik kesehatan ibu dan bayi baru lahir yang dilaksanakan di bawah Misi Kesehatan Nasional dan NIPI akan dibagikan untuk diseminasi dan pembelajaran global.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya