Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Bangun Semangat Kemandirian Masyarakat, MIND ID Gelar Program Pelatihan Berkelanjutan

JUMAT, 03 MEI 2024 | 23:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Peluang usaha dan kewirausahaan masyarakat turut menjadi komitmen dari BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID (Mining Industry Indonesia). Hal itu diwujudkan dengan aktif menggerakkan warga untuk mencapai kemandirian ekonomi berkelanjutan.

Sekretaris Perusahaan MIND ID, Heri Yusuf menjelaskan bahwa meskipun perusahaan bergerak dalam industri pertambangan, anggota holding secara masif terus berkontribusi mendukung geliat perekonomian masyarakat untuk lebih berdikari.

“Sebagai Badan Usaha Milik Negara, MIND ID menyadari perannya sebagai aktor pembangunan nasional di mana BUMN diharapkan berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Pelaksanaan program TJSL merupakan salah satu bentuk kontribusi perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan,” katanya kepada wartawan, Jumat (3/5).


Heri memaparkan beberapa Grup MIND ID yang rutin menjalankan program pembangunan berkelanjutan dengan memberdayakan masyarakat lokal, antara lain PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).

PT Antam misalnya, menyelenggarakan program pengoptimalan pemanfaatan lahan hutan dan bekas lahan tambang melalui UBP Nikel Konawe Utara. Unit ini berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Molawe dan Lasolo Kepulauan untuk mengadakan pelatihan penggunaan tanaman minyak atsiri.

Program ini turut menggandeng Dewan Atsiri Indonesia (DAI), pelatihan penggunaan tanaman minyak atsiri diharap dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah minyak atsiri yang berasal dari salah satu sumber daya lokal, sehingga tercipta pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Masyarakat peserta pelatihan mendapatkan edukasi terkait pengelolaan tanaman produktif dan pengolahan minyak atsiri menjadi produk turunan seperti parfum, minyak kayu putih, dan minyak telon. Tidak hanya meningkatkan pendapatan dan membuka lapangan kerja, pelatihan ini juga menciptakan peluang usaha bagi masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Selain itu, UBP Nikel Konawe Utara Antam turut menggelar program peningkatan kapasitas SDM berupa studi banding dan pelatihan bagi masyarakat Desa Tapunopaka di model kampung konservasi Cisangku, Bogor. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Tapunopaka dalam memanfaatkan potensi desa, khususnya dalam penyediaan bibit tanaman untuk melakukan reklamasi lahan bekas tambang.

Selain Antam, anggota holding lainnya yakni PT Bukit Asam (PTBA) menggelar Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat di sekitar wilayah Pertambangan Tanpa Izin (PETI). Program ini berupa hilirisasi bambu berupa pembuatan tusuk sate di Desa Matas, Kabupaten Muara Enim. Program ini melibatkan 9 orang tenaga kerja lokal.

Langkah Bukit Asam memberi penghidupan baru bagi warga. Saat ini total pendapatan warga rata-rata per orang sebesar Rp800 ribu per bulan. Hingga Desember 2023, warga telah menghasilkan 2.016 kilogram tusuk sate dengan penjualan 1.399 kilogram. Lewat perdagangan itu, usaha kecil ini berhasil membukukan omzet Rp24,5 juta.

Anggota Holding MIND ID lainnya, PT Inalum menyelenggarakan program Pelatihan Keterampilan Masyarakat. Program ini terutama bagi masyarakat yang berada di sekitar lokasi operasi perusahaan.

Proyek tersebut ditujukan untuk memicu kemandirian dan kesejahteraan masyarakat melalui pelatihan keterampilan dan daya saing masyarakat sendiri. Warga yang terampil dan berdaya saing akan lebih berpeluang dalam mendapatkan pekerjaan ataupun dalam mengembangkan usahanya.

Inalum bekerja sama dengan berbagai mitra strategis dalam menyelenggarakan program yang telah diinisiasi sejak tahun 2019 itu. Program yang dijalankan perseroan antara lain pelatihan usaha dan kreativitas batik mangrove untuk ibu-ibu di daerah wisata Pantai Sejarah.

Para emak-emak turut aktif dalam proses kreatif membuat batik dengan pola pohon mangrove. Melalui pelatihan ini peserta ibu-ibu mampu mengembangkan potensi ekonomi sekaligus terlibat dalam kampanye pelestarian lingkungan

“Kami berterima kasih kepada Inalum yang telah turut aktif dalam kolaborasi Batik Mangrove di Batu Bara. Kami berharap, ajang kreativitas dan pelatihan ini bisa terus diadakan oleh kita semua agar berkah mangrove yang diberikan kepada kita bisa kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya dan bisa membantu masyarakat untuk tumbuh menjadi UMKM yang lebih sejahtera,” ujar Rahmawati, peserta pelatihan.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

In Memorian Try Sutrisno: Pemikiran dan Dedikasi

Senin, 02 Maret 2026 | 18:14

Cek Jadwal One Way, Ganjil-Genap, dan Contra Flow Mudik Lebaran 2026

Senin, 02 Maret 2026 | 18:12

Lebaran di Ambang Kelangkaan BBM

Senin, 02 Maret 2026 | 18:04

Konflik Iran-Israel Bisa Bikin Harga BBM Naik

Senin, 02 Maret 2026 | 18:00

Benahi Tol Sumatera Jelang Mudik 2026

Senin, 02 Maret 2026 | 17:46

Budi Karya Sumadi Tiga Kali Mangkir Dipanggil KPK

Senin, 02 Maret 2026 | 17:28

Ayatollah Alireza Arafi dan Masa Depan Republik Islam Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 17:13

Waka MPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Gejolak Selat Hormuz pada APBN

Senin, 02 Maret 2026 | 17:08

Adkasi Minta Evaluasi Kebijakan Transfer Keuangan Daerah

Senin, 02 Maret 2026 | 17:08

5 Destinasi Terbaik untuk Merayakan Cap Go Meh 2026 di Indonesia

Senin, 02 Maret 2026 | 16:59

Selengkapnya