Berita

Ilustrasi/RMOLJabar

Nusantara

Gempa, Tiga KA di Daop 2 Sempat Tertahan di Bandung

KAMIS, 02 MEI 2024 | 07:34 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

PT KAI Daop 2 Bandung mencatat, tiga kereta api terdampak gempa Magnitudo 4,2 yang berlokasi di 7.2 LS-107,57 BT 20 Km Tenggara Kabupaten Bandung, Rabu (1/5) pukul 10.06 WIB.

Seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (2/5), ketiga KA itu adalah KA 363 (CL Bandung Raya), KA PLB 7014 (Malabar) dan KA 240 (Pasundan).

Manager Humas Daop 2 Bandung, Ayep Hanapi, mengatakan, pihaknya langsung memutuskan berhenti luar biasa (BLB) pada kereta api, saat gempa bumi terjadi, untuk memastikan jalur yang bakal dilewati aman dan tidak ada kendala.


"Tindakan cepat itu untuk memastikan tidak adanya kerusakan, baik pada jalan rel, atau struktur jembatan yang ada di wilayah Daop 2 Bandung, serta mengantisipasi hal-hal yang dapat mengganggu perjalanan kereta api," kata Ayep.

Setelah dilakukan pengecekan menyeluruh, pada Rabu, 1 Mei 2024 pukul 10.19 WIB seluruh lintas Daop 2 Bandung dinyatakan aman untuk dilalui. Ia menyatakan, seluruh perjalanan kereta api aman pascagempa.

Di samping lintas jalan rel, kata Ayep, tidak ada dampak kerusakan di stasiun akibat gempa tersebut.

“Daop 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf atas tertahannya KA tersebut selama beberapa menit karena dilakukan pengecekan jalur guna memastikan perjalanan KA aman dan selamat,” tandas Ayep.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya