Berita

Khofifah Indar Parawansa/Istimewa

Politik

Dekati Khofifah, PDIP Siapkan 3 Nama Pendamping di Pilgub Jatim 2024

KAMIS, 02 MEI 2024 | 05:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hasrat PDIP untuk mendukung Khofifah Indar Parawansa pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2024 semakin kuat. Sejumlah nama untuk diusulkan sebagai cawagub mendampingi Khofifah pun telah disiapkan PDIP.

Adalah Ketua DPD PDIP, Said Abdullah, yang mengaku telah merayu Khofifah untuk diusung pada Pilgub Jatim saat bertemu beberapa waktu lalu.

"Kami memang bertemu dengan Bu Khofifah, di mana? Di PP Muslimat. Dalam kerangka apa? Yang pertama bicara tentang fiskal, kemudian kondisi geo politik," ucap Said di Surabaya, Rabu (1/5).


"Yang ketiga, ya saya memang merayu Mbak Khofifah agar bisa bersanding dengan PDI Perjuangan," sambungnya.

Said  menegaska, PDIP tahu apa yang dibutuhkan dan diinginkan Khofifah untuk membangun Jatim lima tahun ke depan.

Sementara itu, Wakil Ketua PDIP Jatim, Budi 'Kanang' Sulistyono menyebut, pihaknya telah menyiapkan tiga nama untuk mendampingi Khofifah pada Pilgub Jatim 2024.

Yaitu Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, danBupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Kanang menegaskan, tiga kader tersebut adalah para kepala daerah yang berprestasi sehingga layak untuk menjadi cawagub Jatim bagi Khofifah.

Sejauh ini, Khofifah telah mengantongi empat rekom partai politik (parpol) untuk maju sebagai calon gubernur (cagub) di Pilgub Jatim 2024. Yaitu Gerindra, Golkar, PAN, dan Demokrat.

Dari 4 parpol itu, cuma Demokrat yang memberikan rekomendasi sepaket, yaitu Khofifah dan Emil Dardak. Sedangkan 3 partai lainnya masih belum sepakat untuk menerima Emil Dardak, meski berdasarkan survei, elektabilitas mantan Bupati Trenggalek itu masih tinggi.

Di sisi lain, Khofifah sendiri sudah menegaskan ingin kembali didampingi Emil Dardak pada Pilgub Jatim 2024. Hal itu sempat disampaikan Khofifah saat menghadiri halabihalal pengurus LDII Jatim beberapa waktu lalu.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya