Berita

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga memberikan penghargaan kepada para pelaku usaha di Mesir/Ist

Bisnis

Tiga Buyers Mesir Dapat Primaduta Awards dari Kemendag

RABU, 01 MEI 2024 | 16:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penghargaan berupa Primaduta Awards diberikan Kementerian Perdagangan RI kepada pada pelaku usaha Mesir yang loyal membeli produk Indonesia secara berkesinambungan serta berkontribusi aktif terhadap peningkatan kualitas produk dan sumber daya manusia Indonesia.

“Penganugerahan Primaduta Awards merupakan bentuk penghargaan pemerintah Indonesia terhadap kontribusi para mitra buyers di luar negeri pada kemajuan bisnis Indonesia,” kata Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/5).

Ada tiga perusahaan yang menerima Primaduta Awards. Mereka adalah Afia International Co. Savola Foods Egypt, Egyptian Saudi for Import & Export Co., dan Mediterraneo Trading.


“Semoga ke depan Primaduta Awards tetap menjadi kesempatan pemerintah dalam menyampaikan apresiasi atas prestasi gemilang para mitra bisnis Indonesia di tahun-tahun mendatang,” tegas Wamendag.

Kerja sama perdagangan Indonesia-Mesir telah terjalin selama 77 tahun. Meski terdapat kendala dalam beberapa tahun belakangan, kesamaan kepentingan negara dalam memakmurkan rakyatnya akan menjadi acuan ke depan dalam memperdalam hubungan kerja sama ini.

"Kami berharap kedua negara dapat menjalin kemitraan lebih kuat dan menghasilkan arus perdagangan yang berkontribusi dalam menunjang ketahanan ekonomi masing-masing negara," tutupnya.

Selain penghargaan Primaduta Awards, Wamendag Jerry juga memberikan sertifikat apresiasi bagi importir produk Indonesia di Mesir yang telah berkontribusi dalam peningkatan ekspor produk nonmigas ke pasar dunia.

Sertifikat diberikan kepada importir kriya Ahram Foundation; importir kopi Al Yemeni Café, Food Land for Import and Export and Commercial Agency, Super Star Trading Company, dan Zahret el Bon Brazily; importir sawit Gulf Arabian Company for Trading Manufacturing Import Export dan United Oil Processing and Packaging; serta pabrik Indomie di Mesir Salim Wazaran Abu Alata Co.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya