Berita

Khofifah Indar Parawansa mendapat dukungan dari Paguyuban Tionghoa Jatim/Istimewa

Politik

Rasakan Kesejukan Dipimpin Khofifah, Paguyuban Tionghoa Beri Dukungan di Pilgub Jatim 2024

SELASA, 30 APRIL 2024 | 04:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Arus dukungan kepada Khofifah Indar Parawansa untuk kembali maju sebagai calon gubernur pada Pilgub Jatim 2024 terus berdatangan. Terbaru, dukungan datang dari Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Jawa Timur.

Ketua Dewan Penasihat PSMTI Jawa Timur, Paulus Totok Lusida mengatakan, selama 5 tahun memimpin Jatim Khofifah telah terbukti membawa banyak kemajuan.

"Beliau (Khofifah) sangat luar biasa membawa banyak kemajuan pembangunan di Jawa Timur. Saat ini yang kita tunggu adalah pasangannya," kata Totok Lusida dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Senin (29/4).


Senada, Ketua PSMTI Jatim, Pepeng Putra Wirawan menambahkan, Khofifah mampu merangkul seluruh elemen yang ada sebagai kekuatan untuk kemajuan pembangunan di Jatim.

"Selama kepemimpinan Ibu (Khofifah) di Provinsi Jawa Timur, kami rasakan suasana kesejukan, sehingga pembangunan juga berjalan dengan baik," ujarnya.

Khofifah menyambut baik dan berterima kasih mendapat dukungan dari PSMTI Jatim.

Khofifah mengatakan, dirinya secara resmi sudah mengantongi rekomendasi dukungan dari empat partai politik. Yakni Gerindra, Golkar, PAN, dan Demokrat.

Dari empat partai itu, hanya rekomendasi Demokrat yang satu paket Khofifah-Emil Dardak.

"Saya sampaikan di banyak forum bahwa saya merasa nyaman dan produktif bersama mas Emil," ujarnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya