Berita

World Central Kitchen (WCK)/Net

Global

Usai Tujuh Stafnya Tewas, World Central Kitchen Lanjutkan Bantuan ke Gaza

SENIN, 29 APRIL 2024 | 12:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebulan setelah tujuh pekerjanya tewas diserang rudal Israel, sebuah badan amal asal Amerika Serikat World Central Kitchen (WCK) memutuskan kembali beroperasi di Gaza.

Kepala Eksekutif WCK, Erin Gore mengatakan pihaknya akan melanjutkan kegiatan kemanusiaan di Gaza, mengingat krisis di sana semakin parah.

"Situasi kemanusiaan di Gaza masih mengerikan. Kami memulai kembali operasi kami dengan energi, martabat, dan fokus yang sama untuk memberi makan sebanyak mungkin orang," kata dia, seperti dimuat Reuters pada Senin (29/4).


Gore menjelaskan bahwa organisasi kemanusiaan penyedia makanan itu dilanda dilema setelah tujuh stafnya tewas.

Mereka merasa harus berhenti karena ini menyangkut keselamatan para relawan. Tetapi di sisi lain, jutaan warga Gaza yang tengah diintimidasi tengah dalam kelaparan akut.

"Pada akhirnya, kami memutuskan bahwa kami harus terus memberi makan, melanjutkan misi kami untuk hadir menyediakan makanan kepada orang-orang selama masa-masa tersulit," tambahnya.

Sebelum menghentikan operasinya, WCK telah mendistribusikan lebih dari 43 juta makanan di Gaza sejak bulan Oktober, yang  mewakili 62 persen dari seluruh bantuan LSM internasional.

Badan amal tersebut mengatakan pihaknya memiliki 276 truk yang setara dengan hampir delapan juta makanan yang siap masuk melalui Penyeberangan Rafah dan juga akan mengirim truk ke Gaza dari Yordania.

Kematian tujuh staf WCK pada 1 April lalu memicu kecaman luas dan tuntutan dari sekutu Israel, termasuk Amerika Serikat, untuk meminta penjelasan.

Israel mengatakan penyelidikannya mengakui bahwa militernya melakukan kesalahan serius dana memutuskan untuk memecat dua perwira senior dan menegur komandan senior yang terlibat dalam serangan tersebut.

WCK menuntut penyelidikan independen.

Perang enam bulan Israel melawan Hamas di Gaza terjadi setelah serangan kelompok militan tersebut pada 7 Oktober di Israel selatan ketika lebih dari 250 sandera disandera dan sekitar 1.200 orang tewas.

Sementara serangan Israel telah menewaskan lebih dari 34.000 orang Gaza dan menyebabkan bencana kemanusiaan bagi lebih dari 2 juta penduduk wilayah kantong tersebut.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya