Berita

Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan, Achmad Baidowi/Ist

Politik

Warung Madura Justru Bantu Warga, Jangan Dibatasi

MINGGU, 28 APRIL 2024 | 18:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Imbauan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) soal jam operasional warung Madura yang dibatasi, demi menjaga persaingan sehat dengan minimarket/toko retail dinilai tidak tepat.

Menurut Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi, selama ini warung Madura justru berdampak positif pada perekonomian masyarakat kecil.

“Seharusnya Kementerian UKM memberikan solusi usaha bagi masyarakat kecil, bukan malah mempersempit peluang usaha mikro dan kecil,” jelas Baidowi, lewat keterangan resmi, di Jakarta, Minggu (28/4).


Baidowi yang akrab disapa Awiek itu juga mengatakan, membuka warung kecil 24 jam bukan hanya dilakukan masyarakat Madura di sejumlah kota besar, tapi juga warga lain dari berbagai daerah.

Perlu ada keberpihakan pada masyarakat kecil dari pemerintah. Terlebih harga di warung Madura juga relatif terjangkau.

"Pengusaha mikro kecil seperti warung Madura perlu mendapat perlindungan, bukan malah diatur dengan aturan yang memberatkan,” kata Awiek lagi.

Menurutnya, selama ini tidak ada dampak negatif dari keberadaan warung Madura. Warung kelontong 24 jam itu justru membantu warga sepanjang hari dan ikut menjaga keamanan lingkungan.

“Jika ada peraturan yang melarang toko buka 24 jam, itu hanya diberlakukan pada toko-toko besar yang dikelola pengusaha besar, seperti minimarket,” tegas Awiek.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya