Berita

Salah satu warung Madura. Ilustrasi/Net

Politik

Warung Madura Buka 24 Jam karena Himpitan Ekonomi

MINGGU, 28 APRIL 2024 | 15:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Imbauan pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) agar warung Madura tidak beroperasi 24 jam mendapat reaksi keras.

Imbauan itu menunjukkan bahwa pemerintah lebih pro kepada pengusaha minimarket dibanding pedagang kecil (kelontong).

"Warung Madura buka 24 jam itu sekadar nyambung hidup," tegas Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (28/4).


Menurut Adi Prayitno, penjaga warung Madura sebenarnya juga tak ingin begadang terus menerus, karena pasti ada rasa lelah yang pada gilirannya bisa memicu sakit.

"Tapi himpitan ekonomi yang memaksa mereka begitu. Negara peduli kah?" analis politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah itu balik bertanya.

Di sisi lain, Kemenkop UKM membantah pihaknya melarang warung-warung Madura berjualan selama 24 jam. Mereka (warung Madura) hanya diminta mematuhi jam operasional sesuai aturan pemerintah daerah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya