Berita

Ilustrasi IKN/Net

Bisnis

Korsel Bakal Hibahkan Instalasi Air untuk IKN

SABTU, 27 APRIL 2024 | 13:53 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Korea Selatan (Korsel) akan menghibahkan satu unit instalasi pengolahan airnya (IPA) atau water treatment plant untuk Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPT) Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa hibah tersebut akan diserahkan secara resmi melalui nota Kesepahaman (MoU) dalam agenda World Water Forum (WWF) ke-10 pada 10-25 Mei mendatang dengan Indonesia sebagai tuan rumah, yang akan dilaksanakan di Bali.

"Ada (IPA berkapasitas) 300 liter per detik, sekarang sudah ada persiapan di lapangan. Tapi MoU akan dipakai sebagai seremonial di WWF," kata Basuki di Kantor Kementerian PUPR, Jumat (26/4).


Tidak hanya itu, kata Basuki sejumlah MoU lainnya juga akan ditandatangani pemerintah dalam WWF mendatang, salah satunya dengan Japan International Cooperation Agency (JICA), Finlandia, serta dengan Tunisia.

Meski demikian, pihaknya masih belum dapat memastikan berapa banyak MoU serta jumlah hibah yang akan diterima pemerintah RI.

"Belum (bisa dipastikan berapa jumlah MoU) karena masih terus-terusan. Masih-masih (masuk), karena masih 25 hari (lagi). Biasanya pada saat-saat terakhir baru mereka konfirmasi," sambungnya.

Di sisi lain, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan, Endra S. Atmawidjaja, mengatakan bahwa WWF sendiri merupakan kesempatan emas bagi Indonesia, untuk mendorong dan memimpin dunia dalam mengatasi persoalan air.

"Indonesia akan memberi pengaruh besar terhadap arah kebijakan di bidang air ini," kata Endra dalam rilis resmi di situs WWF, Senin (16/4).

Menurut Endra, dalam pertemuan tersebut Indonesia akan mengungkap banyak hal terkait pengelolaan air yang menjadi kunci di berbagai banyak sektor.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya