Berita

Tim U-23 Indonesia akan menghadapi Uzbekistan di babak semifinal Piala Asia U-23 2024 pada Senin mendatang (29/4)/PSSI

Sepak Bola

STY Diyakini Sudah Pelajari Permainan Uzbekistan U-23

SABTU, 27 APRIL 2024 | 07:00 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pelatih tim U-23 Indonesia U-23, Shin Tae-yong, diyakini sudah mempelajari gaya permainan Uzbekistan U-23 yang menjadi lawan di babak semifinal. Meski berasal dari Asia, gaya bermain Uzbekistan dinilai seperti tim-tim asal Eropa.

Demikian disampaikan Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, saat dihubungi wartawan, Sabtu dinihari (27/4).

"Kita yakin Shin Tae-yong telah mempelajari juga gaya permainan Uzbekistan. Memang tim ini juga mempunyai bau-bau (gaya bermain) menyerupai negara Eropa seperti Rusia (yang mengandalkan kekuatan fisik)," ucap Arya Sinulingga.


"Semoga nanti, apalagi kita ada satu hari waktu istirahat yang lebih dibandingkan Uzbekistan, semoga ini kita mempunyai kelebihan dari segi pemulihan fisik dan besok pada semifinal bisa menghadapi Uzbekistan secara maksimal," imbuhnya.

Uzbekistan tercatat sebagai tim terproduktif pada Piala Asia U-23 2024 dengan torehan 12 gol. Namun, saat menghadapi Indonesia, kemungkinan mereka kehilangan salah satu penyerangnya, Norchaev Khuisain, yang ditarik keluar pada menit ke-80 usai berbenturan di laga versus Arab Saudi.

Begitupula dengan Indonesia yang dipastikan tak akan diperkuat penyerang yang sukses mencetak brace ke gawang Korea Selatan di perempat final. Rafael Struick terpaksa absen karena hukuman akumulasi kartu kuning.

Garuda Muda kini hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mengunci tiket ke Olimpiade Paris 2024. Tiket itu akan diraih kalau mampu menaklukkan Uzbekistan di babak semifinal pada Senin mendatang (29/4).

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya