Berita

Rutan KPK pada Gedung ACLC atau C1/RMOL

Hukum

Rutan Pom AL dan Guntur Dinonaktifkan KPK Buntut Kasus Pungli

JUMAT, 26 APRIL 2024 | 18:29 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pom AL dan Pomdam Jaya Guntur dinonaktifkan sementara oleh KPK.

Keputusan ini diambil setelah KPK melakukan pemecatan terhadap 66 pegawai rutan dalam kasus pungutan liar (pungli).

"Khusus di Pom AL dan Pomdam Jaya Guntur sementara dinonaktifkan. Semua tahanannya secara teknis kami pindah ke Rutan Merah Putih dan C1," kata Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri, Jumat (26/4).


Dengan demikian, saat ini KPK hanya mengaktifkan dua rutan, yakni Rutan KPK pada Gedung Merah Putih atau K4, dan Rutan di Gedung ACLC atau C1.

Jika ada tahanan baru dan tidak memungkinkan ditempatkan di K4 dan C1, maka para tahanan KPK akan ditempatkan di Rutan Polda Metro Jaya maupun di Polres jajaran.

"Kalau penuh kami ada koordinasi dan kerja sama dengan pihak Polda. Sehingga bisa dititipkan di Rutan Polda maupun rutan Polres di sekitar Jakarta," jelas Ali.

Berkaitan dengan pemecatan 66 pegawai, KPK memastikan sudah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) pengganti. Namun, pegawai baru masih dalam proses induksi.

"Saat ini KPK sudah menerima 214 pegawai baru. Mereka sedang dilakukan induksi, proses-proses di internal KPK dan lain-lain. Sehingga harapannya akan disebar ke seluruh unit," tutup Ali.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya