Berita

Kunjungan Direktur C Bais Mabes TNI Brigjen TNI Mirza Patria Jaya ke Pulau Sebatik, Kalimantan Utara, Rabu (24/4)/Ist

Pertahanan

Direktur C Bais Mabes TNI Sambangi Pulau Sebatik dalam Misi OBP

KAMIS, 25 APRIL 2024 | 01:48 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Komandan Satgasmar Pam Ambalat XXIX Lettu Mar Presly Brisky Musak mendampingi Direktur C Bais Mabes TNI Brigjen TNI Mirza Patria Jaya dalam rangka kunjungan kerja ke Pulau Sebatik di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Desa Sei Pancang, Kec. Sebatik Utara, Nunukan, Kalimantan Utara. Rabu (24/4).

Kedatangan Direktur C Bais Mabes TNI beserta rombongan ke Pulau Sebatik kali ini untuk melaksanakan peninjauan secara langsung kepada masyarakat Sebatik dan lahan wilayah Sebatik yang terdampak Outstanding Boundary Problems (OBP) atau lebih dikenal dengan sebutan segmen wilayah bermasalah.

Baik wilayah darat maupun laut yang dialami di beberapa wilayah perbatasan Indonesia termasuk wilayah Pulau Sebatik.


Direktur C Bais Mabes TNI juga menggelar rapat koordinasi dengan perwakilan masyarakat yang terdampak OBP dan dihadiri oleh pejabat Forkopimda kecamatan Sebatik, pejabat Aparat Keamanan wilayah Sebatik serta para tokoh masyarakat kecamatan Sebatik.

Dalam kesempatan tersebut Direktur C Bais Mabes TNI mendengarkan secara langsung saran dan masukan dari masyarakat yang terdampak OBP sebagai bahan laporan saat pertemuan yang akan di gelar di Malaysia nantinya.

Selesai rapat, Brigjen Mirza beserta rombongan melaksanakan peninjauan lahan yang terdampak OBP, PB 02 dilanjutkan mengunjungi pos Aji Kuning Satgas Pamtas Yon Arhanud 08/Mbc dan Pos Bambangan Satgasmar Pam Ambalat XXIX.

Selanjutnya Direktur C Bais Mabes TNI beserta rombongan menuju ke Kabupaten Nunukan untuk mengunjungi Lanal Nunukan dan Pos Kotis Satgas Pamtas Yon Arhanud 08/Mbc.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya