Berita

Pemberangkatan calon haji. Ilustrasi/RMOLJabar

Nusantara

2.003 Calon Haji Garut Siap Diberangkatkan

RABU, 24 APRIL 2024 | 07:39 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Sebanyak 2.003 calon haji dari Kabupaten Garut siap diberangkatkan pada penyelenggaraan ibadah haji 2024 ini.

Kesiapan itu diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut, Saepulloh, usai gelar rapat persiapan pemberangkatan calon haji 1445 H/2024 M, di Aula Kantor Kemenag, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (24/2), untuk kelancaran pemberangkatan, Kemenag siap melayani para calon haji dengan 5 kelompok terbang (Kloter), didukung 40 petugas haji.


Jadwal keberangkatan calon haji telah ditetapkan, yakni 10 Mei 2024 hingga 5 Juni 2024, dari Gedung Pendopo Garut.

Saepulloh menegaskan komitmennya memberi pelayanan terbaik kepada calon haji, agar dapat menjalani ibadah dengan lancar, baik, dan kondusif.

"Sehingga para calon haji merasa nyaman, damai, kondusif, bahagia, sehingga fokus melaksanakan rukun hajinya, wajib hajinya, dan sunnah hajinya," lanjutnya.

Saepulloh juga menyampaikan harapan, perjalanan ibadah haji 2024 dapat berjalan lancar dan sukses. Ia juga mengajak seluruh panitia, pemerintah daerah dan masyarakat, untuk terus mendukung dan mendoakan kelancarannya.

Jadwal Keberangkatan Calon Haji Kabupaten Garut 1445 H/2924 M:
1. Kloter 02 Gelombang 1 berangkat dari Pendopo Garut pada tanggal 10 Mei 2024 pukul 20.30 WIB
2. Kloter 16 Gelombang 1 berangkat dari Pendopo Garut pada tanggal 16 Mei 2024 pukul 18.30 WIB
3. Kloter 31 Gelombang 2 berangkat dari Pendopo Garut pada tanggal 24 Mei 2024 pukul 18.30 WIB
4. Kloter 39 Gelombang 2 berangkat dari Pendopo Garut pada tanggal 29 Mei 2024 pukul 02.30 WIB
5. Kloter 55 Gelombang 2 berangkat dari Pendopo Garut pada tanggal 5 Juni 2024 pukul 02.30 WIB.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya