Berita

Gambar yang diambil dari tayangan video tabarakan helikopter militer Malaysia dan puing-puing pesawat yang jatuh setelah tabarakan pada Rabu, 23 April 2024/Net

Dunia

Dua Helikopter Militer Malaysia Tabrakan, 10 Awak Tewas

SELASA, 23 APRIL 2024 | 13:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Insiden tabrakan dua helikopter militer Malaysia di Lumut, Perak pada Selasa (23/4) mengakibatkan 10 orang tewas.

Angkatan Laut Kerajaan Malaysia (RMN) mengungkap bahwa helikopter operasi maritim HOM dan helikopter Fennec bertabrakan kemudian jatuh sekitar pukul 09.32 pagi waktu setempat.

"Kedua helikopter bertabrakan satu sama lain sekitar setengah jam setelah lepas landas dari pangkalan udara Lumut, sebagai bagian dari latihan parade Hari Angkatan Laut ke-90," ungkap RMN, seperti dimuat CNA.


RMN melaporkan kematian seluruh awak yang mengendarai kedua helikopter.

"Tujuh awak berada di dalam helikopter HOM, dan tiga lainnya berada di helikopter Fennec. Semua korban dipastikan tewas di tempat kejadian dan saat ini dikirim ke rumah sakit untuk proses identifikasi," tambahnya.

Rekaman yang beredar di media sosial menunjukkan helikopter HOM dan Fennec Angkatan Laut Kerajaan Malaysia bertabrakan kemudian asap keluar dan puing-puingnya jatuh ke tanah.

RMN mendesak masyarakat untuk tidak membagikan video kejadian tersebut untuk menjaga sensitivitas keluarga dan proses penyelidikan.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari kejadian, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Tragedi ini ternyata membawa dampak yang sangat besar bagi keluarga Angkatan Bersenjata Malaysia (ATM) dan kerugian besar bagi negara.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya