Berita

Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah/Ist

Politik

Berhubungan Baik, PDIP Pastikan Mega dan Prabowo Segera Bertemu

SELASA, 23 APRIL 2024 | 11:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PDIP merepons terkait rencana pertemuan antara Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024.

Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah menjelaskan bahwa secara personal, hubungan antara Megawati dan Prabowo sangat baik. Terlebih, keduanya memiliki sejarah panjang dalam hubungan antar manusia dan bangsa Indonesia.

“Sekali lagi kami ingin jelaskan bahwa secara personal, secara pribadi, hubungan Bu Mega dengan Pak Prabowo sangat bai,” kata Basarah kepada wartawan, Selasa (23/4).


Namun, mengenai pertemuan yang bersifat politik kenegaraan, Basarah menyatakan bahwa Megawati akan mempertimbangkan posisi PDIP sebagai partai politik melalui forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV pada 24-26 Mei 2024.

“Apakah pertemuan secara pribadi itu akan atau dimungkinkan terlaksana? Bisa saja iya,” ujar Wakil Ketua MPR RI ini.

“Bu Mega adalah seorang tokoh bangsa yang tahu persis protokolernya, mana protokoler sebagai pribadi, seorang warna negara Indonesia, dan kapan beliau sebagai seorang ketua umum partai politik, dan kapan beliau sebagai Presiden kelima RI. Bu Mega tahu persis menempatkan aturan protokoler itu,” sambungnya.

Lebih jauh, Basarah juga menyatakan bahwa dalam forum Rakernas IV PDIP nanti akan diambil keputusan strategis mengenai posisi politik PDIP terhadap pemerintahan Prabowo Subianto di masa yang akan datang.

“Akan diambil keputusan strategis tentang bagaimana positioning politik PDI Perjuangan terhsdap pemerintahan Prabowo kelak atau yang akan datang,” pungkas Basarah.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya