Berita

Ketua Jaringan Hukum Progresif Hasan Assegaf/Ist

Politik

Jaringan Hukum Progresif Yakini Kiprah Gus Yasin Moncer di Senayan

SELASA, 23 APRIL 2024 | 09:59 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin Maimoen atau yang karib disapa Gus Yasin sukses merajai perolehan suara Pemilu DPD 2024 di wilayah Jateng. Gus Yasin meraih posisi teratas dengan perolehan suara 3.190.375.

Ketua Jaringan Hukum Progresif Hasan Assegaf menilai, gelombang besar dukungan dan simpati rakyat dari berbagai kalangan, membuktikan prestasi dan program kerja Gus Yasin selama ini menyentuh sampai ke akar lapisan masyarakat bawah.

"Kehadiran Gus Yasin sebagai senator terpilih di Senayan memberi harapan dan optimisme menjadi katalisator yang strategis antara kepentingan daerah dan pemerintah pusat guna mendorong transformasi perubahan yang signifikan di daerah pemilihannya dan Indonesia pada umumnya," kata Hasan dalam keterangan yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (23/4).


Pasalnya, kata Hasan, Gus Yasin yang merupakan tokoh muda santri Nahdlatul Ulama (NU) ini memiliki gaya kepemimpinan yang merangkul, santun, cerdas dan berwibawa.

"Sudah tidak diragukan lagi kiprah dan perannya di panggung politik dan perjuangan untuk menghadirkan kesejahteraan rakyat." tegas Hasan.

Di sisi lain, Hasan berpandangan, komitmen perjuangan dan pengabdian Gus Yasin di jalur politik untuk melayani kepentingan rakyat, tidak lepas dari pendidikan yang ditanamkan sang ayah almarhum KH Maimoen Zubair.

"Dalam hadits disebutkan bahwasannya Rasulullah SAW bersabda: Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak bermanfaat bagi manusia," demikian Hasan.

"Ihwal inilah yang membuat Gus Yasin diterima di kalangan nasionalis dan agama," sambungnya.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya