Berita

Foto satelit yang diambil oleh Planet Labs PBC pada hari Jumat, 19 April 2024, menunjukkan pangkalan udara Nevatim Israel/Net

Dunia

Citra Satelit Tunjukkan Kerusakan Pangkalan Militer Israel setelah Serangan Iran

SENIN, 22 APRIL 2024 | 10:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Gambar satelit yang diambil Planet Labs PBC memperlihatkan kerusakan yang terjadi di pangkalan udara Nevatim di Israel Selatan setelah serangan Iran pekan lalu.

Berdasarkan citra satelit, Associated Press pada Minggu (21/4) melaporkan kerusakan terjadi di jalur taksi (taxiway), dan peralatan konstruksi tampak ditempatkan di sana untuk melakukan perbaikan.

"Terlihat lapisan aspal baru melintasi jalur taksi dekat hanggar di bagian selatan pangkalan udara Nevatim, sekitar 65 kilometer (40 mil) selatan Yerusalem," bunyi laporan tersebut.


Surat kabar Haaretz, mengidentifikasi hanggar (rumah pesawat) di dekatnya merupakan tempat tinggal pesawat kargo C-130 yang diterbangkan oleh skuadron transportasi.

Kendati demikian, kerusakan yang terjadi di pangkalan udara Nevatim masih tergolong kecil meskipun Iran meluncurkan ratusan drone, rudal balistik, dan rudal jelajah.

Pertahanan udara dan jet tempur Israel, yang didukung oleh AS, Inggris, dan negara tetangga Yordania, menembak jatuh sebagian besar tembakan yang datang.
 
Namun demikian, citra satelit itu menunjukkan bahwa persenjataan Iran dapat mencapai Israel.

Sebab, serangan Iran tanggal 13 April menandai serangan militer langsung pertama negara asing terhadap Israel, sejak diktator Irak Saddam Hussein meluncurkan rudal Scud ke Tel Aviv pada Perang Teluk tahun 1991.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya