Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Hanya Tunggu Waktu PPP Gabung Koalisi Prabowo-Gibran

SENIN, 22 APRIL 2024 | 09:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diyakini hanya menunggu waktu untuk bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) pengusung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk mendukung pemerintahan.

Dikatakan Koordinator Kawal Pemilu dan Demokrasi (KPD), Miftahul Arifin, sinyal bergabungnya PPP sudah muncul sejak elite partai kabah intens berkomunikasi dengan petinggi partai politik KIM.

"Sinyal kuat ini bisa dilihat dari para elit PPP yang dalam beberapa hari ini intens bertemu dengan para elit partai koalisi Prabowo-Gibran," ujar Miftah kepada wartawan, Senin (22/4).


Menurutnya, peluang PPP untuk gabung koalisi sangat terbuka lebar karena juga mendapat penerimaan yang sangat baik dari partai pendukung Prabowo-Gibran.

"Komunikasi PPP dan partai pendukung Prabowo sangat mudah dan cair, hal ini yang membuat PPP relatif lebih diterima oleh partai koalisi Prabowo," tuturnya.

Selain itu kata Miftah, sebagai kanal politik Islam posisi PPP tentunya dibutuhkan Prabowo untuk memperkuat pemerintahannya.

"Gabungnya PPP di koalisi Prabowo diyakini akan sangat berpengaruh terhadap konstelasi di kabinet," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya