Berita

Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan/RMOL

Politik

Hinca Panjaitan Kasih Opsi Tutup atau Izinkan Judi Online

MINGGU, 21 APRIL 2024 | 14:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diminta tegas dengan platform media sosial yang mengeluarkan situs judi online. Opsinya adalah menutup atau mengizinkan situs-situs itu berkembang biak di Indonesia.

Demikian ditegaskan anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan merespons merebaknya judi online di Indonesia.

"Isu judi online ini menjadi sangat pelik ya karena persoalan TKP nya itu yang saya sebut server, servernya bisa dimana pun di ujung dunia," kata Hinca.


Belakangan, kata Hinca, lokasi server berada di Kamboja, Vietnam dan seterusnya. Sehingga aparat penegak hukum Indonesia memiliki batasan yuridiksi.

Menurutnya, demi kedaulatan Indonesia, pemerintah harus berani tegas menutup sejumlah platform media sosial yang menyajikan judi online.

"Posisi ini bagi kita pilihannya nggak ada cuma tutup atau izinkan gitu ya. Karena kalau nggak ditutup ya tetap semua bisa diakses gitu," ujar Hinca.

Legislator asal Fraksi Demokrat DPR RI ini menambahkan, pemerintah tidak perlu takut dengan menutup media sosial untuk menghilangkan budaya haram tersebut.

"Saya kira nggak usah takut negara, nggak usah takut pemerintah dalam hal ini Kementerian Kominfo untuk mengambil tindakan secara tegas, tutup semua aplikasi itu sambil kemudian dipelajari bagaimana sebaiknya," pungkas Hinca.



Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya