Berita

Aparat bersenjata berjaga-jaga di lokasi pemboman di Karachi, Jumat (19/4).Reuters

Dunia

Lima WN Jepang Selamat dari Teror di Pakistan

SABTU, 20 APRIL 2024 | 19:23 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Lima warga negara Jepang di Pakistan melarikan diri ketika seorang pembom bunuh diri meledakkan perangkat mereka pada hari Jumat (19/4). Adapun polisi menembak mati seorang pria bersenjata yang menyertai pembom tersebut. Dua orang yang berada di sekitar kejadian tewas akibat luka-luka yang diderita dalam insiden tersebut.

Tidak ada kelompok militan yang mengaku bertanggung jawab atas serangan yang jarang terjadi terhadap warga negara Jepang di Karachi, dan pihak berwenang Pakistan mengidentifikasi mereka sebagai insinyur yang bekerja untuk pengelolaan zona pemrosesan ekspor di kota pelabuhan tersebut.

Salah satu dari dua penyerang, yang mengikuti kendaraan Jepang dengan sepeda motor, melompat ketika kendaraan melambat dan meledakkan bahan peledak yang diikatkan ke tubuhnya namun gagal mengenai sasarannya, kata pejabat kontra-terorisme Pakistan Raja Umar Khatab kepada wartawan.


Komplotannya kemudian mulai menembaki kendaraan tersebut.

“Saya pikir dia melepaskan sekitar 15 atau 16 tembakan,” kata Khatab, seraya menambahkan bahwa penjaga keamanan swasta bersama orang asing dan patroli polisi di dekatnya membalas tembakan dan membunuh penyerang kedua.

Para penyerang telah mengikuti kendaraan kelompok Jepang selama beberapa waktu, kata Khatab, dan pihak berwenang mencurigai mereka melakukan pengintaian untuk mengidentifikasi target dan lokasi serangan.

Militan Islam dan kelompok pemberontak separatis juga terlibat dalam serangan berdarah lainnya di negara Asia Selatan tersebut, dan beberapa di antaranya menargetkan warga asing, terutama warga negara Tiongkok.

Warga Jepang yang terlibat dalam insiden hari Jumat telah dipindahkan ke tempat yang aman dalam tahanan polisi, kata juru bicara polisi Abrar Hussain Baloch.

Baloch mengatakan dua warga setempat dan seorang penjaga terluka dalam insiden tersebut. Kantor luar negeri Pakistan kemudian mengatakan bahwa kedua warga setempat itu meninggal karena luka-luka yang mereka alami.

“Unit mobil polisi yang berada di dekatnya, merespons penyerang dengan cepat dan penjaga keamanan tamu asing segera merespons,” kata Baloch.

Di Tokyo, kepala sekretaris kabinet Jepang, Yoshimasa Hayashi, mengatakan pada konferensi pers bahwa seorang warga negara Jepang dipastikan terluka.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengutuk serangan itu, memuji tindakan polisi yang tepat waktu dalam menyelamatkan nyawa.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

H+3 Lebaran Emas Antam Stagnan, Buyback Merosot Rp80 Ribu

Selasa, 24 Maret 2026 | 10:01

NTT Butuh Alat Berat dan Logistik Mendesak Pasca Banjir dan Longsor

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:47

Rahasia AC Mobil Tetap Beku di Tengah Kemacetan Arus Balik Lebaran 2026

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:40

Prabowo Telepon Presiden Palestina, Tegaskan Solidaritas dari Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:34

Harga Minyak Anjlok 11 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:22

Menanti Pembukaan Bursa Usai Libur Lebaran: Peluang dan Risiko di Pasar Saham RI

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:01

Saham-saham Asia Terbang Usai Keputusan Trump

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:44

Iran: Tidak Ada Negosiasi dengan AS, Itu Berita Bohong untuk Manipulasi Pasar

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:33

Pasar Saham AS Melonjak Setelah Trump Tunda Serangan ke Iran

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:18

Leonid Radvinsky Wafat: Jejak Sang Raja Platform OnlyFans yang Fenomenal

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:07

Selengkapnya