Berita

Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024 di MK, Jakarta Pusat/RMOL

Politik

Menanti Putusan Sidang PHPU, MK Bisa Masuk Angin?

SABTU, 20 APRIL 2024 | 13:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Integritas Mahkamah Konstitusi dan para hakim akan dipertaruhkan dalam sidang pengucapan putusan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden, pada Senin pekan depan (22/4).

Begitu pandangan pengamat politik Citra Institute, Efriza terkait pengaruh amicus curiae atau sahabat peradilan yang banyak muncul jelang putusan.

"Pengajuan amicus curiae tidak serta merta bisa dianggap positif, (menganggap) bahwa ini adalah independen, peduli terhadap pengadilan. (Faktanya) MK dan hakim konstitusi diuji, apakah akan masuk angin atau tidak," kata Efriza saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (20/4).


Efriza mengamati, dari total amicus curiae yang mencapai 47 pihak belum tentu semuanya bermaksud demi kebaikan Indonesia, melainkan karena ingin meloloskan kepentingan pribadi dan atau kelompoknya.

"Bisa jadi ini adalah adanya konflik kepentingan, ada yang tidak layak tetapi berusaha memantaskan diri sebagai sahabat pengadilan," ujarnya.

Oleh karena itu, dosen ilmu pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam) itu mendorong MK bersikap objektif dan berlaku adil dalam memutus perkara PHPU di awal pekan depan.

"MK harus berlaku adil dan objektif menilai fakta persidangan dengan seksama hingga keputusan yang diambil benar-benar final dan mengikat serta dihormati seluruh masyarakat," tutup Efriza.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Asosiasi Dosen Tuntut Gaji Minimal Dua Kali Lipat UMP

Senin, 25 Mei 2026 | 12:20

Zulhas Jangan Limpahkan Salah Nama Desa ke Bawahan

Senin, 25 Mei 2026 | 12:19

Fraksi Gerindra Apresiasi Pemulangan 9 WNI, Sebut Bukti Efektivitas Diplomasi RI

Senin, 25 Mei 2026 | 12:04

Dolar Kabur, Mafia Makmur

Senin, 25 Mei 2026 | 12:00

Rencana Jokowi Keliling Indonesia Diduga Terkait Dinamika Politik 2029

Senin, 25 Mei 2026 | 11:55

Kiai Imam Jazuli Perkuat Inovasi Pesantren Lewat Workshop Nasional

Senin, 25 Mei 2026 | 11:52

Pengamat Soroti Dampak Zulhas Salah Informasi ke Presiden

Senin, 25 Mei 2026 | 11:44

GOR Tri Lomba Juang Bakal Direhabilitasi Standart World Athletics Certification System

Senin, 25 Mei 2026 | 11:41

Awal Pekan, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp81 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 | 11:39

LOFF 2026 Dorong Kota Semarang Jadi Pusat Ekosistem Sinema Dunia

Senin, 25 Mei 2026 | 11:31

Selengkapnya