Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat menjadi pembicara dalam forum Asia Business Council beberapa waktu lalu/Ist

Politik

Di Depan Pebisnis Asia, Airlangga Yakinkan Indonesia Mampu Berdaya Saing

SABTU, 20 APRIL 2024 | 11:25 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Forum Asia Business Council menjadi ajang Indonesia meyakinkan para pebisnis Asia lewat komitmen pembangunan ekonomi dengan menjamin kesinambungan reformasi struktural dan meningkatkan daya saing.

Apalagi, perekonomian Asia diproyeksikan tangguh di masa depan meski dihadapkan dengan kondisi perekonomian global dan gejolak geopolitik saat ini.

Di tengah kondisi ketidakstabilan perekonomian global, ekonomi Indonesia mampu tumbuh sebesar 5 persen selama 8 kuartal terakhir secara berturut-turut.


Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat menjadi pembicara mewakili Presiden Joko Widodo dalam acara Asia Business Council's 2024 Spring Forum belum lama ini.

“Kami memperkirakan perekonomian Indonesia tumbuh di atas 5 persen pada 2024 dengan inflasi yang tetap terkendali. Kepercayaan investor juga masih kuat,” ujar Airlangga dalam keterangannya, Sabtu (20/4).

Setelah ekonomi pulih dan solid semasa pandemi, Indonesia juga akan terus bergerak mencapai Visi Emas 2045. Namun ini memerlukan pendekatan transformatif dalam pembangunan ekonomi melalui peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi, dan produktivitas ekonomi, penerapan kebijakan ekonomi hijau, dan beberapa lainnya.

Oleh karenanya, Ketua Umum Partai Golkar ini yakin forum Asia Business Council adalah agenda yang sesuai untuk meyakinkan para pebisnis besar dari Asia mengenai komitmen Indonesia dalam mempercepat pembangunan ekonomi.

“Dengan diumumkannya hasil resmi Pemilu Indonesia, keberlangsungan agenda pembangunan dipastikan tetap sejalan dengan dokumen perencanaan jangka panjang 2025-2045," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya