Berita

Gula/Foto dok Bisnis

Bisnis

Makin Meroket Usai Lebaran, Harga Gula Tembus Rp18.000 per Kg

SABTU, 20 APRIL 2024 | 11:06 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga sejumlah komoditas pangan terpantau kembali meroket pasca Lebaran 2024 atau pada perdagangan Sabtu (20/4).

Berdasarkan data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang dilansir pukul 09.30 WIB, harga gula konsumsi pada perdagangan hari ini tembus ke Rp18.080 per kilogram (kg).

Selain itu, harga cabai rawit merah juga meroket hingga Rp50.440 per kg atau naik 5,08 persen dari perdagangan sebelumnya.


Sementara daging ayam ras juga tembus Rp39.080 atau naik 0,54 persen, telur ayam naik 0,72 persen jadi Rp30.740 per jg, cabai merah keriting naik 1,67 persen jadi Rp42.690 per kg.

Selanjutnya bawang merah juga mencatat kenaikannya menjadi Rp51.300 per kg, bawang putih Rp43.840 per kg.

Sementara beras premium bertengger di posisi Rp16.050 per kg atau naik 0,63 persen, sedangan beras medium turun 0,22 persen menjadi Rp13.720 per kg.

Pada perdagangan hari ini, beberapa komoditas lainnya juga terpantau turun, seperti daging sapi Rp136.230 per kg atau turun 0,16 persen, dan minyak goreng curah yang turun menjadi Rp15.820 per liter.

Pada Kamis (18/4), Kepala Badan Pangan Nasional (BAPANAS) Arief Prasetyo Adi mengatakan kepada media di kantor BAPANAS, Jakarta, bahwa kenaikan dilakukan lantaran adanya permintaan dari Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) terhadap harga acuan pembelian (HAP) bahan-bahan pokok seperti beras dan gula.

Namun katanya, kenaikan harga gula itu hanya bersifat sementara.

"Sudah kita berikan relaksasi gula jadi Rp 17.500 per kilogram sampai 31 Mei," ucap Arief.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya