Berita

Jurubicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra/RMOL

Politik

Soal Jatah Menteri, Demokrat Serahkan Sepenuhnya ke Prabowo

JUMAT, 19 APRIL 2024 | 12:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrat menyerahkan sepenuhnya kepada capres peraih suara terbanyak di Pilpres 2024, Prabowo Subianto mengenai jatah kursi kabinet. Sebab, hal itu merupakan hak prerogatif presiden untuk menentukan komposisi pembantunya di kabinet.

“Itu tergantung Pak Prabowo karena beliau presiden terpilih adalah hak prerogatif beliau untuk memilih siapapun yang menjadi pembantunya di Demokrat,” kata Jurubicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra kepada wartawan di Rumah Dinas Menteri ATR/BPN, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis malam (18/4).

Partai Demokrat bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) bersama Partai Golkar, Gerindra, dan PAN mengusung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.


Herzaky hanya memastikan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah menyiapkan kader terbaik untuk mengisi jatah Demokrat di kabinet.

“Pak Prabowo sudah meminta kepada Mas AHY untuk menyiapkan kader terbaik, untuk jumlahnya biarkan itu menjadi rahasia antara Mas AHY dan Pak Prabowo,” tuturnya.

Ditanya lebih jauh mengenai siapa saja kader Demokrat yang akan berada di kabinet, Herzaky hanya mengatakan kader terbaik Demokrat yang akan berada di kabinet.

“Kader terbaik tentunya. Yang pasti loyalitas terhadap partai ini. Kedua bagaimana kerja kerasnya untuk partai ini. Ketiga memiliki kompetensi kredibilitas dalam mengemban amanah ini,” tandasnya.

Sebelumnya, beredar kabar di kalangan wartawan bahwa Partai Demokrat akan mendapatkan sekitar 4 kursi menteri di kabinet pemerintah Prabowo-Gibran.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya