Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Sedikit Bertenaga di Posisi Rp16.172 per Dolar AS

KAMIS, 18 APRIL 2024 | 15:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) mata uang rupiah dibuka menguat tipis di posisi Rp16.172 per dolar AS pada perdagangan Kamis (18/4).

Mata uang Garuda itu menguat 0,29 persen dibandingkan posisi sebelumnya, meskipun masih bertengger di atas Rp16 ribu per dolar AS.
 
Tidak hanya rupiah, mayoritas mata uang lainnya di kawasan Asia juga terpantau berada di zona hijau pada perdagangan hari ini. Peso Filipina misalnya, yang menguat 0,23 persen, yuan China 0,04 persen, won Korea Selatan 0,52 persen.


Selain itu, yen Jepang juga ikut menguat 0,08 persen, ringgit Malaysia 0,14 persen, serta dolar Singapura menguat 0,03 persen.

Sementara, baht Thailand hari ini mencatat pelemahannya sebesar 0,31 persen, yang disusul oleh rupee India 0,11 persen, serta dolar Hong Kong yang minus 0,01 persen.

Di sisi lain, indeks dolar AS pagi ini terlihat sudah mulai bergerak turun dari 106,2 ke kisaran 105,9. Sehingga disinyalir dapat membuat rupiah tidak melemah terlalu jauh terhadap mata uang dolar itu.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya