Berita

Logo chatbot AI Baidu, Ernie Bot, ditampilkan di dekat layar yang menampilkan logo Baidu/Net

Tekno

Makin Populer, Chatbot Ernie buatan Tiongkok Punya 200 Juta Pengguna

RABU, 17 APRIL 2024 | 14:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perkembangan chatbot kecerdasan buatan asal China, Ernie Bot, terus mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Diungkap perusahaan pembuatnya, Baidu, chatbot AI mereka saat ini telah berhasil mengumpulkan lebih dari 200 juta pengguna, meningkat sekitar dua kali lipat sejak laporan terakhir pada Desember 2023.

CEO Baidu Robin Li juga mengatakan pemrograman aplikasi (API) Ernie Bot digunakan 200 juta kali setiap hari, artinya chatbot diminta oleh penggunanya untuk melakukan tugas berkali-kali dalam sehari.


"Jumlah klien perusahaan untuk chatbot mencapai 85.000," kata Li pada sebuah konferensi di Shenzhen, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (17/4).

Maret lalu, Ernie Bot merupakan chatbot mirip ChatGPT pertama yang dikembangkan secara lokal dan diumumkan di Tiongkok, namun baru mendapat persetujuan untuk dirilis ke publik pada bulan Agustus.

Ernie menjadi salah satu dari delapan chatbot AI pertama yang disetujui Beijing.

Berbeda dengan banyak negara lain, Tiongkok mewajibkan perusahaan untuk mendapatkan persetujuan sebelum meluncurkan layanan AI generatif.

Data terbaru menunjukkan bahwa layanan AI dalam negeri yang bersaing, khususnya chatbot “Kimi” dari perusahaan rintisan berusia 12 bulan yang didukung Alibaba bernama Moonshot AI, dengan cepat mengejar Ernie Bot.

Ernie Bot dikunjungi sebanyak 14,9 juta kali di seluruh aplikasi dan situs webnya pada bulan lalu, sementara Kimi dikunjungi sebanyak 12,6 juta kali pada bulan yang sama, berdasarkan data dari AIcpb.com, sebuah situs yang melacak kunjungan pengguna ke layanan AI online.

Secara global, layanan AI generatif Tiongkok masih tertinggal jauh dibandingkan layanan AI generatif di Barat. Menurut AIcpb.com, ChatGPT OpenAI tetap menjadi layanan AI generatif paling populer di dunia, dengan total lalu lintas tumbuh 9 persen hingga mencapai 1,86 miliar penayangan pada bulan lalu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya