Berita

Perdana Menteri Irlandia, Simon Harris.

Dunia

Simon Harris Jadi PM Termuda di Irlandia, India Siap Bekerjasama

JUMAT, 12 APRIL 2024 | 02:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Perdana Menteri India Narendra Modi memberikan ucapan selamat kepada Simon Harris yang baru ditetapkan sebagai Perdana Menteri Irlandia. Harris menggantikan senior satu partainya Leo Varadkar yang mengundurkan diri secara tiba-tiba bulan lalu.

Harris yang baru berusia 37 tahun mencalonan diri tanpa lawan untuk menggantikan Varadkar sebagai pemimpin partai berkuasa Fine Gael. Partai Hijau dan Fianna Fail, dua partai anggota koalisi pemerintah juga memberikan dukungan untuk Harris.

“Selamat@SimonHarrisTD menjadi Perdana Menteri Irlandia termuda.   youngest ever Prime Minister of Ireland. Sangat menghargai ikatan sejarah kita yang didasarkan pada keyakinan bersama terhadap nilai-nilai demokrasi. Saya berharap dapat bekerja sama untuk lebih memperkuat kemitraan bilateral India-Irlandia,” tulis Modi di akun X miliknya.


Sebelumnya mencalonkan diri, Simon Harris telah menduduki sejumlah posisi penting di pemerintahan. Dia pernah menjadi angota Parlemen, Menteri Kesehatan dan Menteri Pendidikan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan.

Harris menghadapi tantangan politik yang berat tahun. Pemilihan umum di Irlandia akan digelar akhir Maret 2025, dan sejauh ini Fine Gael tertinggal dalam jajak pendapat dari kelompok republik Irlandia Sinn Fein yang pernah menjadi sayap politik Tentara Republik Irlandia (IRA).
 
Dalam pidato pertamanya setelah terpilih, Harris mengecam pembantaian yang dilakukan Israel di Gaza dan bersumpah tidak akan diam terhadap perang tersebut.

“Di Gaza, kita menyaksikan bencana kemanusiaan. Dan kami melihat anak-anak, perempuan, dan laki-laki yang tidak bersalah kelaparan dan dibantai. Kami tidak tinggal diam atas tindakan teroris Hamas yang tidak dapat dimaafkan pada tanggal 7 Oktober. Kita juga tidak bisa diam terhadap reaksi tidak proporsional dari pemerintah Israel,” kata Harris.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya