Berita

Warga Gaza/Net

Dunia

Akibat Konflik Jalur Gaza, Turki Mulai Batasi Perdagangan dengan Israel

RABU, 10 APRIL 2024 | 14:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Turki mulai membatasi perdagangan dengan Israel pada Selasa (9/4), imbas dari konflik yang terus berlanjut di Jalur Gaza.

Langkah tersebut diambil oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) Turki dengan berbagai produk yang dibatasi, di antaranya semen, baja dan bahan konstruksi.

Menurut kementerian itu, pihaknya akan terus membatasi perdagangan dengan Israel, sampai mereka dapat menyetujui gencatan senjata.


"Keputusan ini akan tetap berlaku hingga Israel segera mengumumkan gencatan senjata dan memungkinkan aliran bantuan kemanusiaan yang memadai dan tidak terputus ke Gaza," jelas Kemendag melalui media sosialnya, dikutip dari AFP, Rabu (10/4).

Langkah terbaru ini diambil sehari setelah Israel memblokir upaya Turki untuk mengirimkan bantuan melalui udara ke Gaza.

Menanggapi pemblokiran tersebut, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan sendiri telah bersumpah akan melakukan pembalasan terhadap Israel dengan perencanaan yang baik dan tanpa penundaan.

Sejauh inj Turki telah menjadi salah satu kritikus paling keras terhadap perang Israel di Gaza.
Tak hanya itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga menyatakan Israel sebagai "negara teroris".

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya