Berita

Sekjen DPP PKB, M Hasanuddin Wahid atau yang akrab disapa Cak Udin, mengajak 100 lebih anak yatim piatu belanja gratis di Mall Dinoyo, Kota Malang, Selasa (9/4)/Ist

Nusantara

Cak Udin: Senyum dan Kebahagiaan Anak Yatim Pembuka Pintu Maaf

SELASA, 09 APRIL 2024 | 19:52 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Sehari jelang Idulfitri, Sekjen DPP PKB, M Hasanuddin Wahid atau yang akrab disapa Cak Udin, berbagi kebahagian bersama 100 lebih anak yatim piatu, dengan belanja gratis di Mall Dinoyo, Kota Malang, Selasa (9/4).

Kegiatan sosial seperti itu rutin dilakukan Cak Udin di setiap momen perayaan hari besar Islam, untuk berbagi kebahagian. Menurutnya, anak yatim juga memiliki masa depan dan cita-cita besar untuk bangsa dan negara.

"Tidak ada yang diharapkan, kecuali keberkahan dari adik-adik anak yatim ini. Senyum dan kebahagian mereka membuka pintu maaf atas dosa-dosa kita kepada Allah, dan menolak bala," tuturnya.


Pria asal Kota Batu yang kini menjabat Sekjen DPP PKB sekaligus anggota DPR RI Dapil Malang Raya itu juga menyampaikan, bulan suci Ramadan dan menjelang Idulfitri merupakan momentum memaksimalkan ibadah di setiap kesempatan.

"Jika boleh memprioritaskan, utamakan anak-anak yatim untuk menerima sedekah kita. Tidak ada alasan untuk tidak berbagi dan membahagiakan mereka," ujarnya.

Cak Udin juga mengatakan, alasan membawa 100 anak yatim ke mall, agar mereka juga menerima kesempatan dan kebahagian seperti anak-anak pada umumnya.

"Budaya masyarakat saat jelang Lebaran adalah beli baju baru. Kita tidak ingin anak-anak yatim minder dan tidak percaya diri karena hal itu. Sebab itu kami ajak mereka ke mall dan belanja langsung, memilih baju kesukaan tanpa melihat harga," katanya.

Cak Udin berharap setiap tahun kegiatan seperti itu bisa terus berjalan, istiqomah, dan menjangkau lebih banyak lagi anak yatim di Malang Raya.

"Insya Allah kita ajak dan bertambah terus jumlah anak yatim yang kita gratiskan belanja baju Lebaran di mall. Tahun depan kita safari dan terus berbagi untuk sosial dan keagamaan," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya