Berita

Buka puasa bersama dan silaturahmi keluarga Partai Golkar KBB dalam mensyukuri kemenangan Pilpres dan Pemilu 2024/Istimewa

Politik

Raih 22 Ribu Suara pada Pileg 2024, Edi Rusyandi Dipercaya Golkar Jabar Maju di Pilkada KBB

SENIN, 08 APRIL 2024 | 07:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPD Partai Golkar Jawa Barat telah menugaskan dua kader sebagai bakal calon kepala daerah di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Penugasan tersebut telah dilaksanakan DPD Partai Golkar Jabar sebelum Pileg 2024 lalu.

Ketua DPD Partai Golkar Jabar, Ace Hasan Syadzily menyampaikan, partainya telah menugaskan dua kader, yakni Edi Rusyandi dan Asep Ismail untuk menjadi calon kepala daerah di KBB pada Pilkada 2024.

"Namun setelah melakukan evaluasi terhadap (hasil) pemenangan legislatif maka figur Pak Edi yang memiliki rekam jejak yang sangat teruji," ucap Ace di Kantor DPD AMPI KBB, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (7/4).


Pada Pemilu 2019 lalu, dia menuturkan, Edi Rusyandi memeroleh suara 19.000. Dan pada Pemilu 2024 ini mengalami kenaikan signifikan.

"Kenaikannya luar biasa mencapai 22.000 dan terpilih menjadi anggota DPRD Jabar," terang Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI tersebut.

Sehubungan dengan perolehan suara yang luar biasa, dia menyebutkan, Partai Golkar Jabar mempertimbangkan Edi Rusyandi yang nanti akan ditetapkan sebagai calon Bupati Bandung Barat.

Ace juga meminta nama-nama yang ditunjuk maju di Pilkada untuk melakukan survei di antara survei calon-calon yang lain.

"Menurut kami kalau hanya sekadar calon partai tidak akan cukup sebab pada Pilkada nanti harus bersaing dengan calon lain di luar Partai Golkar. Makanya kita harapkan Pak Edi bekerja ke masyarakat untuk menaikan elektabilitas," ujarnya.

DPP Partai Golkar akan menetapkan calon kepala daerah dan wakilnya pada Agustus 2024 nanti.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya