Berita

Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center, Ken Setiawan/Istimewa

Politik

Aparat Diminta Waspadai Aksi Teror Lone Wolf Jelang Lebaran

SENIN, 08 APRIL 2024 | 04:18 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

RMOL.  Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center, Ken Setiawan, berharap aparat dan masyarakat waspada terhadap aksi teror Lone Wolf menjelang perayaan Idulfitri 1445 H/2024 M.

"Kepada aparat dan masyarakat agar waspada terhadap aksi terorisme saat menjelang perayaan Lebaran, terutama gerakan teror Lone Wolf," kata Ken Setiawan, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Minggu (7/4).

Dia menjelaskan aksi penembakan di depan Mapolda Lampung termasuk bentuk teror. Meskipun dari pihak kepolisian menyebutkan bahwa aksi itu dilakukan oleh komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) roda empat dan sudah ditangkap salah satu tersangka.


"Aksi penembakan di depan Mapolda Lampung merupakan bentuk aksi teror meskipun dari pihak kepolisian Polda Lampung menyebutkan bahwa aksi itu dilakukan oleh komplotan curanmor," jelasnya.

Dia lantas mencontohkan beberapa aksi teror terjadi menjelang perayaan Idulfitri, di antaranya bom bunuh diri di markas Polresta Solo sehari jelang perayaan Lebaran 2016.

Kemudian pada 2019 tragedi bom bunuh diri jelang Lebaran di depan pos pengamanan (Pospam) Tugu Kartasura di Jalan Ahmad Yani, Sukoharjo.

"Sel-sel teroris masih ada dan masih hidup meskipun sebagian dalam pantauan aparat, saya mengingatkan yang lebih dikhawatirkan,gerakan teror Lone Wolf apalagi Provinsi Lampung merupakan gerbangnya Sumatera," tandasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya