Berita

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Banten Kombes Leganek Mawardi/Ist

Presisi

Antrean Panjang Pelabuhan Merak

Dirlantas Polda Banten: Jumlah Dermaga Tidak Sebanding Volume Kendaraan

MINGGU, 07 APRIL 2024 | 01:02 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Terjadi antrean panjang hingga mencapai KM 96 tepatnya 1 km sebelum gerbang tol Merak di H-4 sebelum Lebaran pada Sabtu (6/4).

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Banten Kombes Leganek Mawardi pun menjelaskan penyebab terjadinya antrean tersebut.

"Terjadi antrean menuju Pelabuhan Merak dikarenakan meningkatnya volume kendaraan dari arah Jakarta yang akan menggunakan jasa penyeberangan Pelabuhan Merak ASDP dengan tujuan Pulau Sumatera, dimana jumlah dermaga pelabuhan tidak sebanding dengan volume kendaraan yang masuk," kata Leganek kepada wartawan.


Guna mengantisipasi antrean terulang, Direktorat Lalu Lintas melakukan beberapa langkah.

"Untuk mengatasi hal tersebut kami akan melakukan penundaan keberangkatan atau Delay System di rest area KM 43 A, rest area KM 68 A, maupun ruas jalan Cikuasa atas sebelum fly over Merak," ujar Leganek.

Selanjutnya Dirlantas menerangkan bahwa delay system pada ruas jalan Cikuasa atas dimaksudkan agar tidak mengganggu aktivitas warga lokal, karena hanya terdapat 1 akses jalan yang menuju ke pelabuhan dan itu juga digunakan untuk masyarakat sekitar Pelabuhan Merak.

Untuk menunjang kenyamanan saat pelaksanaan delay system petugas telah menyiapkan fasilitas-fasilitas yang diperlukan.

"Dalam pelaksanaan delay system petugas juga telah menyiapkan makanan ringan dan minuman serta menyiapkan fasilitas lain seperti toilet umum kepada para pemudik yang disiapkan di pinggir jalan tol," pungkas Dirlantas.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya