Berita

Pilgub Jawa Tengah 2024/Net

Politik

7 Tokoh Ini Berpeluang Maju Pilgub Jateng 2024

JUMAT, 05 APRIL 2024 | 10:13 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sejumlah nama diprediksi meramaikan hajatan Pilgub Jawa Tengah pada 27 November mendatang. Mereka berlatar belakang pejabat negara, kepala daerah, hingga pimpinan parpol di Jateng.

Berdasarkan hasil survei Lembaga ARCHI Research and Strategy, nama mantan Walikota Semarang Hendrar Prihadi alias Hendi menempati peringkat pertama cagub Jateng dengan elektabilitas tertinggi.

Berikutnya Ketua DPW PKB Jawa Tengah KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf. Sementara peringkat tiga  Bupati Kendal Dico M Ganinduto.


“Kami menelepon responden untuk opini publik,” kata CEO ARCHI Research and Strategy Hadi Kusuma dikutip Jumat (5/4).

survei menggunakan metode sampling dengan melibatkan 400 responden. Sementara pengambilan data melalui telesurvey. Margin of error 5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei dilakukan terhadap 49,01 persen laki-laki dan 50,99 persen perempuan dengan rentang usia 17-56 tahun ke atas.

Responden diberikan pernyataan terkait “Siapakah Calon Gubernur Provinsi Jawa Tengah yang akan Anda Pilih dalam Pilkada 2024?”

Berikut hasil survei Pilgub Jateng versi Lembaga ARCHI Research and Strategy:


1. Hendrar Prihadi (mantan Walikota Semarang) 23,21 persen
2. KH Muhammad Yusuf Chudlori (Ketua DPW PKB Jawa Tengah) 16,07 persen
3. Dico Ganindito (Bupati Kendal) 13,39 persen
4. Sudaryono (Ketua DPD Gerindra Jateng) 10,71 persen
5. Taj Yasin Maimoen (mantan Wagub Jateng) 7,14 persen
6. Bambang Wuryanto (Anggota DPR RI) 6,25 persen
7. Sudirman Said (Mantan Menteri ESDM) 5,36 persen

Sementara responden lainnya yang belum menentukan pilihan sebanyak 17,86 persen.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya