Berita

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov/Net

Dunia

Kremlin: Rusia dan NATO Sudah Terlibat Konfrontasi Langsung

KAMIS, 04 APRIL 2024 | 17:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Hubungan antara Rusia dan negara-negara anggota NATO semakin memburuk, bahkan digambarkan sudah di titik konfrontasi langsung.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Kamis (4/4) menyebut perkembangan hubungan sudah di titik terendah sejak NATO terlibat membantu Ukraina dalam perangnya dengan Rusia.

"Faktanya, hubungan kini telah merosot ke tingkat konfrontasi langsung," ujar Peskov, seperti dimuat Reuters.


Dia menyoroti bagaimana NATO memperluas cakupan aliansi dengan memasukkan Finlandia dan Swedia ke dalam keanggotaannya.

"NATO sudah terlibat dalam konflik di sekitar Ukraina (dan) terus bergerak menuju perbatasan kami dan memperluas infrastruktur militernya menuju perbatasan kami," tuturnya.

Presiden Rusia, Vladimir Putin  berulang kali mengatakan bahwa Rusia ditipu Barat setelah Perang Dingin dan aliansi Pakta Warsawa Moskow dibubarkan.

NATO saat itu justru bergerak ke arah timur dengan memasukkan mantan anggota Pakta Warsawa dan tiga negara Baltik yang pernah menjadi bagian dari Uni Soviet.

Negara-negara Barat menolak tuduhan tersebut tersebut, dan mengatakan bahwa NATO adalah aliansi defensif dan bergabung dengan NATO adalah pilihan demokratis negara-negara yang telah melepaskan diri dari pemerintahan Komunis selama beberapa dekade.

NATO mengatakan pihaknya membantu Ukraina berjuang untuk bertahan hidup dalam menghadapi agresi Rusia, dan telah membekali Kyiv dengan senjata, pelatihan, dan intelijen canggih.

Kendati demikian, menurut Rusia apa yang dilakukan NATO justru menjadikannya secara de facto terlibat dalam perang.

Februari lalu, Putin mengancam bahwa konflik langsung antara Rusia dan NATO akan membawa planet ini selangkah lagi menuju Perang Dunia Ketiga.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya